Kemendikbud Ajak Warga Garut Nonton di Bioskop, Ini Judul Filmnya..

124
0
NOBAR. Perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, anggota DPR RI usai menonton film bersama masyarakat di Kecamatan Bayongbong. istimewa

BAYONGBONG – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghibur warga di Kabupaten Garut dengan pemutaran film bioskop.

Kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menghilangkan rasa jenuh dan mengedukasi masyarakat di tengah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Baca juga : Muscab ke-13 Pemuda Muslim Garut, Begini Kata Helmi..

Hiburan film layar lebar digelar dua hari, yakni di Kecamatan Bayongbong Jumat (25/7) dan di Kecamatan Cikajang Sabtu.

Film diputar di lapangan terbuka dengan menerapkan protokol kesehatan seperti wajib memakai masker, suhu tubuh dicek, jaga jarak dan cuci tangan sebelum masuk area penonton.

Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru Kemendikbud Ahmad Mahendra mengatakan film yang diputar tersebut berjudul Filosofi Kopi 2 yang dirilis 2017 dan disutradarai Nirwan Dewanto.

“Film Filosofi Kopi 2 menceritakan tentang persahabatan, ada nilai-nilai di dalamnya,” katanya.

Ia menuturkan kegiatan menonton film bersama itu bagian dari menghibur masyarakat yang selama ini hampir tiga bulan harus diam di rumah karena pandemi Covid-19.

Selain untuk menghibur masyarakat, pertunjukan film itu juga bagian dari mengenalkan film karya anak bangsa yang memiliki pesan edukasi bagi penontonnya. “Nonton film ini dalam rangka mengenalkan dan tentunya ada edukasinya,” terangnya.

Anggota DPR RI Komisi X, daerah pemilihan Kabupaten/Kota Tasikmalaya dan Garut, Ferdiansyah mengatakan kegiatan menonton film di lapangan terbuka itu merupakan agenda yang sudah dilaksanakan di beberapa tempat dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat, kemudian membangun cinta terhadap film Indonesia dan juga bisa mengambil nilai positif dalam film tersebut.

Baca juga : PT Condong Garut Siap Bayar Gaji Karyawannya Selama 3 Bulan

Ia mengatakan dalam pemutaran film itu sengaja dipilih film Filosofi Kopi 2 karena Garut merupakan sentra kopi, sehingga ada kesamaan dan tentunya ada pesan positif tentang persahabatan anak muda yang selalu semangat untuk menggapai cita-citanya.

”Kegiatan ini bentuk hiburan bagi masyarakat agar masyarakat tetap produktif pada masa pandemi corona,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.