Kementerian PUPR Terus Salurkan Bantuan Rumah Bersubsidi di Tasikmalaya

189
0

KOTA TASIK – Kemudahan atau bantuan untuk memperoleh rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terus digulirkan secara konsisten oleh pemerintah pusat melalui Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP).

BLU PPDPP ini berada di Kementerian PUPR dengan pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Hal ini diungkapkan Direktur Layanan BLU PPDPP Kementerian PUPR, Agusny Gunawan kepada radartasikmalaya.com.

“Skema tersebut berupa pengelolaan dana investasi Pemerintah yang digulirkan kepada masyarakat melalui bank pelaksana,” ujarnya yang ditemui usai peletakan batu pertama rumah bersubsidi di Perumahan Mega Mutiara Tasik Regency, Bungursari, Kota Tasik, Sabtu (21/12) siang.

Pengelolaan dana bergulir ini, terang dia, dikemas dalam bentuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera yang bisa dilakukan secara konvensional maupun dengan prinsip syariah.

“Salah satu langkah konkrit yang perlu dilakukan untuk mendorong pemenuhan rumah sejahtera bagi MBR ini adalah melalui peresmian dan peletakan batu pertama rumah subsidi ini,” terangnya.

Menurut dia, proyek perumahan dengan seluas 50 hektare ini, dapat memenuhi sejahtera bagi MBR dengan dukungan pembiayaan perumahan melalui Bank Pelaksana.

Manfaatnya, beber dia, langsung yang dirasakan masyarakat atas dukungan pembiayaan perumahan FLPP berupa skema KPR dengan bunga marjin flat 5% sampai akhir masa angsuran.

“Lalu bebas PPN, termasuk premi asuransi (kebakaran, jiwa dan kredit), tenor hingga 20 tahun, uang muka ringan dan angsuran cicilan yang terjangkau,” bebernya.

Tentunya, tambah dia, program ini harus didukung penuh oleh seluruh pihak. “Baik dari pemerintah daerah, bank pelaksana, hingga pengembang” tambah dia yang juga sputra daerah Tasikmalaya ini.

Selama tahun ini, jelas dia, pihaknya telah menyalurkan dana FLPP di Provinsi Jawa Barat sebanyak 16.318 unit (21,25%) dengan nilai FLPP sebesar Rp 1,6 Triliun (21,80%).

“Untuk Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya telah disalurkan sebanyak 435 unit (0,57%) dengan nilai FLPP sebesar Rp 40,08 miliar (0,54%),” jelasnya.

Tukas dia, jika dihitung total sejak tahun 2010 sampai dengan per tanggal 16 Desember 2019, penyaluran dana FLPP di seluruh Indonesia mencapai 655.089 unit dengan nilai FLPP sebesar Rp 44,31 triliun.

Sedangkan proyeksi dia di tahun 2020, pemerintah telah mengalokasikan dana FLPP sebesar Rp 11 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan pengembalian pokok untuk membiayai+102.500 unit rumah sejahtera.

“Target tersebut meningkat 48% lebih banyak dibandingkan target tahun 2019, yaitu 168.858 unit Rumah Sejahtera FLPP. Untuk memenuhi target tersebut, BLU PPDPP kembali bekerjasama dengan Bank Pelaksana sebanyak 37 (tiga puluh tujuh) bank, yang terdiri dari 10 (sepuluh) bank nasional dan 27 (dua puluh tujuh) bank pembangunan daerah,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.