Rp 2 Miliar untuk Jamban-Septic Tank

Kemeriahan Lomba Kampung ODF 2018 di Tamansari dan Kawalu Kota Tasikmalaya

18
KREATIF. Ibu-ibu warga kampung Gunung Lingga RW 03 Kelurahan Cibeuti Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, menyambut tim penilai Lomba Kampung ODF dengan kreasi kesenian, Kamis (13/9/18). foto; aisyah/radartasikmalaya

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAMANSARI – Penilaian Kampung Open Defecation Free (ODF) 2018 tingkat Kota Tasikmalaya kembali dilaksanakan.

Kamis (13/9), penilaian dilakukan di Kecamatan Tamansari, tepatnya Kampung Palahan RW 04, Kelurahan Setiamulya dan di Kecamatan Kawalu, tepatnya Kampung Gunung Lingga RW 03 Kelurahan Cibeuti.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr H Cecep Zaenal Kholis MM Kes menuturkan ada semangat dan apresiasi yang besar dari pelaksanaan Kampung ODF di Kota Tasikmalaya sehingga mendapatkan apresiasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, karena menjadi pelopor Kampung ODF 2018.

“Untuk tahun ini kami juga anggarkan Rp 2 miliar untuk Kota Tasikmalaya untuk penataan lingkungan pembuatan septic tank dan jamban bagi yang tidak mampu. Nanti kita akan lakukan evaluasi wilayah mana yang akan mendapatkan bantuan atau menjadi sasaran. Bisa jadi kampung ODF yang ikut lomba juga bisa menjadi target sasaran sebagai bentuk apresiasi dan perhatian Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya,” terang Cecep Kamis (13/9).

Dia berharap pelaksanaan Kampung ODF ini bisa dipantau juga oleh pemerintah pusat, sehingga ada evaluasi dampaknya dan cita-cita ke depan setelah kampung ada kelurahan ODF dan kecamatan ODF.

Camat Tamansari Ukim Sumantri juga mengapresiasi penilaian program Kampung ODF.

“Sangat bagus dan berharap ada keberlanjutan atau rutin dilaksanakan. Hal ini untuk mendorong masyarakat lebih sadar terhadap kebersihan lingkungan dan perilaku buang air besar sembarang bisa berkurang di Kota Tasikmalaya ini,” ujarnya.

“Untuk Tamansari kami mengharapkan tumbuh kesadaran dari masyarakat dan ada respons positif dari seluruh stake holder yang ada di tingkat kecamatan ataupun kelurahan dalam rangka mendukung program kampung ODF supaya akselerasi pencapaian ODF di Tamansari dapat makin meningkat. Di samping itu kami juga takut jika karena tidak menjaga kebersihan ini bisa menjadi penghalang rahmat dan keberkahan Allah turun,” sambungnya.

Ketua RW 04 Kampung Palahan Kelurahan Setiamulya, Saripudin mengatakan, memberikan pemahaman kepada masyarakat soal ODF memang tidak mudah dan perlu kesabaran dan juga kerja sama dari semua pihak.

“Alhamdulillah sekarang sudah mulai tumbuh kesadaran itu dan semoga makin meningkat, masyarakat makin semangat untuk menjaga lingkungan yang bersih dan menjaga kesehatan,” ungkap Saripudin.

Warga Kampung Gunung Lingga RW 03 Kelurahan Cibeuti Kecamatan Kawalu Kota tasikmalaya foto bersama para juri usai melakukan penilaian ODF, Kamis (13/9).

Di lokasi kedua, di , Drs Rusani Jaelani MPd juga menuturkan penilaian ODF memberikan motivasi untuk meningkatkan derajat kesehatan.

Karena, menurutnya, yang namanya buang air besar di mana saja harus di stop untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik.

“Jika derajat kesehatan baik maka perekonomian pun akan meningkat begitu juga kualitas pendidikan, karena kesehatan ini menjadi trigger terhadap seluruh komponen, dimana kualitas manusia akan sangat ditentukan oleh keberadaan dari lingkungan itu sendiri,” tutur Rusani.

Kepala Puskesmas Karanganyar Kawalu, H Enjang Nurjamil MHKes juga mengatakan Kampung ODF ini harus menular kepada kelurahan lainnya.

“Untuk Kawalu sendiri di awal mengajukan tiga kelurahan atau tiga kampung, namun yang mendapat nilai tertinggi dari penuntasan septic tank dan lainnya kampung Gunung Lingga. Hal ini karena setiap minggu dan hampir setiap hari sosialisasi menyampaikan informasi kesehatan dan ODF terus dilakukan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ketua RW 03 Kampung Gunung Lingga, Kanita mengatakan dukungan dari semua pihak yang hadir dalam kegiatan mulai dari kecamatan, puskesmas, kelurahan, Polsek, Danramil 1203 Kawalu dan semua tamu undangan menjadi motivasi untuk semakin baik.

“Baik dari sisi kebersihan, kesehatan juga derajat ekonomi masyarakat yang makin meningkat karena kebersihan yang makin meningkat,” ujarnya. (ais)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.