Kenaikan NTP Dongkrak Kesejahteraan Petani

27

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) bulan Mei 2019 meningkat.

Adapun, NTP bulan Mei sebesar 102,61 atau Naik 0,38 persen dari NTP bulan April yang hanya 102,23.Sedangkan NTUP bulan Mei sebesar 111,94, naik sebesar 0,73 persen dari bulan April sebesar 111,13.

Menanggapi NTP naik, Ekonom Institut Pertanian Bogor (IPB) Prima Gandhi menilai kenaikan NTP dan NTUP tersebut menunjukkan petani lebih menikmati panennya pada bulan Mei, saat bulan Ramadan. Pasalnya, NTP merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani.

NTUP pun merupakan perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dengan indeks yang dibayar petani untuk produksi dan penambahan barang modal.

Jadi, NTP dan NTUP merupakan indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan dan juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. “Semakin tinggi NTP dan apalagi NTUP, secara relatif semakin kuat pula tingkat daya beli petani,” ujar Gandhi Senin (10/6).

Dia berharap NTP terus tinggi, maka akan meningkatkan kesejahteraan petani. Kami mengharapkan raihan positif ini terus berlanjut. Sebab dampak program ini sangat nyata dirasakan langsung petani. “Misalnya program mekanisasi pertanian benar-benar mengefisienkan biaya produksi, pekerjaan lebih cepat dan produk yang dihasilkan lebih berkualitas sehingga nilai jualnya lebih tinggi,” bebernya.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, kenaikan NTP dan NTUP Mei didukung oleh kenaikan NTP pada semua subsektor pertanian. kenaikan dua indikator daya beli petani ini utamanya didorong oleh subsektor hortikultura. (din/rls/fin)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.