Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

2.8%

19.1%

7.1%

71%

Kenalkan Aturan Ibadah Haji Sejak Dini

296
0
UJANG NANDAR / RADAR TASIKMALAY A MANASIK HAJI. Santri diniyah takmiliyah melakukan simulasi lempar jumroh saat manasik haji di Balai Kota Tasikmalaya Sabtu (3/2).

TASIK – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Tasikmalaya menyelenggarakan manasik haji di Balai Kota Tasikmalaya Sabtu (3/2). Kegiatan itu diikuti sekitar lima ribu santri dari lima kecamatan. Yakni Kecamatan Cipedes, Indihiang, Kawalu, Cihideung dan Tawang.
H Pakih Lc, ketua panitia manasik haji mengatakan kegiatan tersebut dibagi menjadi dua gelombang. Santri diniyah takmiliyah dari Cipedes, Indihiang, Kawalu, Cihideung dan Tawang mendapat giliran pertama pada hari kemarin. Sedangkan gelombang kedua akan diselenggarakan hari ini dan diikuti santri diniyah takmiliyah dari Kecamatan Tamansari, Mangkubumi, Bungursari, Cibeureum dan Purbaratu.
“Ini sudah menjadi program tahunan kami (FKDT Kota Tasikmalaya, Red). Diselenggarakan pada semester kedua,” ungkap H Pakih saat ditemui disela kegiatan manasik haji di balai kota.
Dia menjelaskan tujuan kegiatan itu adalah mengenalkan tata cara dan aturan ibadah haji kepada para santri diniyah takmiliyah. Sebab, saat ini banyak anak usia sekolah dasar yang sudah didaftarkan ibadah haji untuk mengantisipasi antrian keberangkatan haji yang bertahun-tahun.
“(Ketika manasik) mereka melakukan apa yang harus dilakukan selama menjalankan ibadah haji,” jelasnya.
Selain mengenalkan aturan berhaji pada santri, lanjutnya, kegiatan manasik juga menjadi realisasi dari ilmu yang didapat para santri selama mengikuti pendidikan diniyah takmiliyah.
“Ini untuk membuktikan bahwa mereka betul-betul mempelajari mengenai materi haji tersebut dan seabagi realisasi mata pelajaran fiqih dalam bab haji,” paparnya.
Pakih berharap kegiatan manasik haji tersebut membuat para santri lebih mengenal aturan dan tata cara beribadah haji. Sehingga, ketika kelak mereka berangkat ke tanah suci, sudah tidak bingung lagi.
“Mudah-mudahan Kota Tasikmalaya memiliki santri yang soleh dan solihah,” harapnya.
Aulia, santri diniyah takmiliyah asal Kawalu mengungkapkan ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti manasik haji. Ia pun mengaku senang bisa mengetahui tata cara melaksanakan ibadah haji. “Di sini kami bisa mengetahui perjalanan ibadah haji,” ungkap dia. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.