Beranda Banjar Kenalkan Wisata, Pertama Kali ke Pulau Jawa

Kenalkan Wisata, Pertama Kali ke Pulau Jawa

144
BERBAGI

ANITA berangkat dari kampung halamannya pada 24 Januari 2018. Dengan modal Rp 15 juta, janda dua anak ini berkendara seorang diri. Ia meninggalkan anak pertamanya Weka Putra (13) dan si bungsu Desika Putri (10). “Saya yakin dengan semangat dan keberanian saya, insya Allah sampai di sana (Sabang),” katanya saat singgah di markas besar STAC (Scuter Tanpa Club) Indonesaia di Kota Banjar Senin (12/2).

Ia mengaku butuh berhari-hari untuk tiba di Kota perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat ini. Dia sebelumnya melintasi Kota Makassar kemudian menyebrang dengan kapal laut ke Surabaya. “Kemudian saya ke Mojokerto, Nganjuk. Lanjut ke Solo, Klaten, kemudian ke Jogja dan sekarang sudah sampai di Kota Banjar. Saya bangga sekali sudah ada di Pulau Jawa. Di setiap kota yang saya singgahi pasti istirahat hingga bermalam,” aku Ite, sapaan akrabnya, yang mengaku baru pertama kali menginjakkan kakinya di tanah Jawa.

Siapa presiden pilihan mu nanti di 2019 ?

Rintangan demi rintangan dia lalui selama perjalanan. Tak jarang dia harus berjibaku mengganti kabel kopling yang putus di tengah jalan. “Target saya tiba di sana (titik nol kilometer, Red) sekitar dua mingguan lagi,” ujarnya optimis.

Tak banyak barang yang dibawanya untuk menuju titik nol. Hanya pakaian dan peralatan servis ringan di atas vespa yang dibelinya 2006 silam itu. Menurut dia, solidaritas pecinta vespa di daerah yang disinggahi membuatnya memudahkan perjalanan.

“Alhamdulilah sambil silaturahmi dengan teman-teman pecinta vespa juga saya membawa misi untuk mengenalkan wisata di daerah saya. Karena banyak yang belum tahu Polewalimandar itu dimana dan punya apa,” katanya.

Statusnya yang seorang janda, tak menutup pintu hatinya untuk calon ayah anak-anaknya kelak. Sambil menyelam minum air. Sambil turing berharap menemukan jodoh. “Siapa yang berani ngejar ke titik nol kilometer itu jodoh saya,” katanya dibarengi tawa.
Penasehat STAC (Scuter Tanpa Club) Indonesia Maman Suryaman berharap Ite tetap menjaga kesehatan dan jaga nama baik diri dan daerah. “Untuk saat ini kami arahkan untuk singgah di Bandung sebelum melanjutkan ke Merak,” katanya. (*)

loading...