Pengisi DKP Harus Punya Kepekaan Sosial

Kepala BPKAD Tasikmalaya, Pilihlah Ranking Satu!

12
BEKERJA. Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Ichwan Saffa (kiri) bersama Wakil Ketua Komisi II Dede Muharam.

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIHIDEUNG – Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya mengemukakan pendapatnya terkait seleksi jabatan Kepala Badang Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP).

“Untuk BPKAD harus orang yang memiliki kompetensi khusus berkaitan keuangan. Mengingat tugasnya berat. Yakni harus mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Ichwan Saffa kepada Radar, Senin (23).

Menurut dia, BPKAD tidak memerlukan pimpinan yang banyak bicara. Tapi butuh yang bisa bekerja dan memahami seluk-beluk pekerjaannya. Maka dari itu, wali kota harus objektif dalam memilih pejabat untuk mengisi instansi vital itu.

“Ini kan berkaitan administrasi. Maka kita harap di open bidding kedua ini pemkot harus lebih objektif lagi. Kalau bisa pilih yang ranking satu,” paparnya.

Sementara untuk calon kepala DKP, politisi PBB itu menyarankan wali kota memilih figur yang peduli dan peka terhadap kondisi faktual di lingkungan masyarakat. Pasalnya, dalam mengantisipasi kerawanan pangan itu bukan tugas yang mudah.

“Harus lincah dan proaktif merespons dan berkoordinasi terkait stabilitas pangan. Jangan yang cuek dan tak punya jiwa sosial,” jelas Ichwan.

Senada dengan Ichwan, Wakil Ketua Komisi II Dede Muharam menjelaskan kepala DKP harus yang bisa bekerja sesuai ekspektasi masyarakat. Kepala DKP terpilih harus bisa menggerakan lembaganya untuk menjaga stabilitas pangan.

“Ini kan dinas baru, tapi tanggung jawabnya luar biasa. DKP itu urusannya menjaga stabilitas pangan,” ujarnya.

Sementara kandidat yang hendak mengisi di BPKAD, kata dia, memiliki tantangan tersendiri. Yakni, merapikan dokumen administrasi aset pemkot.

Sebab, menurut politisi PKS itu, saat ini hanya beberapa persen saja aset pemkot yang sudah tersertifikatkan dari sekian titik yang dimiliki.

“Yang lama-lama sudah jelas masih tercecer dan belum rapi. Sementara, yang terakhir saja ketika ada pembebasan lahan Jalur Lingkar Utara (Lingtar), itu ada dana untuk sertifikasi tanah yang tidak diserap. Nah, ini tugas berat untuk dituntaskan dalam rangka tertib administrasi,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, Seleksi Jabatan Pimpinan Tertinggi (JPT) Pratama pada BPKAD diikuti empat peserta.

Yakni Hanafi SH MH, Iwan Kurniawan SIP SH MSi, Drs H Karmana Sulaeman MSi, Ridzky Ridznurhdhin SH MAk. Sementara pada DKP diikuti delapan peserta. Yakni Ir H Abu Mansyur MSi, Drs Ade Hendar MM, Ir Hj Dedeh Rosidah MP, H Dian Danawiarsa SH MH, Hj Ely Suminar MP, H Hendri SE, Drs Maman Rohman Setiadi MSi, dan Rahman S Sos MSi. (igi)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.