Kepala Desa Dituntut Berinovasi

13

Dengan adanya kenaikan Dana Desa (DD) di tahun 2019, para kepala desa dituntut memiliki Program Inovasi Desa (PID). PID sangat dibutuhkan agar DD dapat dimanfaatkan secara optimal oleh desa yang menerimanya.

Bupati Bandung H. Dadang M Naser menyampaikan hal tersebut dalam acara Bursa Inovasi Desa (BID) yang diselenggarakan di Gedung Mohamad Toha Soreang, Selasa (4/12).

“Disamping  kreativitas dari desa itu sendiri dalam mencari dana asli pemerintahan desa, setiap desa itu di support. Tahun depan DD Kabupaten Bandung naik kurang lebih Rp 51 miliar, jadi total untuk keseluruhan desa akan mendapat Rp 311 miliar. Belum dari Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD), jadi tiap desa bisa mengelola kurang lebih 3-4 miliar.

Dengan jumlah yang cukup besar, kepala desa harus pu­nya pro­gram inovasi dalam mem­bangun wilayah,” ungkap Dadang.

Inovasi dalam pembangunan desa, kata dia, terbagi dalam tiga menu yakni  infrastruktur, kewirausahaan dan sumber daya manusia. Ia menyebut para kepala desa bisa memilih satu atau lebih konten dalam setiap menu yang disajikan.

“Ada beberapa konten yang bisa dipilih oleh para kepala desa. Setelah memilih menu yang dirasa cocok, nanti diterapkan di desanya masing-masing,” ungkapnya.

Menu infrastruktur, kata Dadang, silakan desa memilih konten mana yang dibutuhkan daerahnya. “Kalau infrastruktur di desanya sudah mantap, silakan pilih konten di menu kewirausahaan dan sumber daya manusia. Jadi larinya nanti ke arah ekonomi dalam rangka menyejahterakan masyarakat,” imbuhnya. (yul/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.