Keracunan Massal di Mangkubumi Kota Tasik Jadi 209 Orang, Ini Datanya..

1334
0
radartasikmalaya.com
Korban keracunan di Kelurahan Karikil Mangkubumi Kota Tasik tampak masih dirawat di Gedung SDN Puspasari, Jumat (09/10). rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Kasus keracunan massal di Kelurahan Karikil Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, yang diduga usai menyantap nasi kuning korbannya terus bertambah.

Hingga Sabtu (10/10) sore, total korbannya menjadi 209 orang yang tersebar di 12 kampung di Kelurahan Karikil.

Rincian korban:
1. Laki-laki 90 orang.
2. Perempuan 119 orang.

Kelompok umur:
1. Anak-anak 83 orang.
2. Dewasa 106 orang.
3. Lansia 20 orang.

Tingkat gejala sakit:
1. Sakit ringan 139 orang.
2. Sakit sedang 45 orang.
3. Sakit berat 25 orang.

Kondisi saat ini:

1. Dirawat di RSUD dr Soekardjo 25 orang rinciannya:

– Dewasa Laki-laki 5 orang.
– Dewasa perempuan 5 orang.
– Anak laki-laki 11 orang.
– Anak perempuan 4 orang.

2. Dirawat di TMC 1 orang.
3. Puskesmas Mangkubumi 36 orang.
4. Puskesmas Karanganyar 4 orang.
5. Klinik Azahra 3 orang.
6. Klinik Carmel 1 orang.

Sembuh: 139 orang.

Kepala Puskesmas Mangkubumi, Arif Priyanto mengatakan, pasien keracunan massal di wilayahnya memang masih bertambah. Namun tak semasif saat hari kemarin dan trendnya saat ini menurun.

“Karena prediksi kita pun hari ini merupakan hari terakhir. Insya Allah semua akan sembuh kembali sehat,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Sabtu (10/10) sore.

Terang dia, penambahan jumlah korbannya hari ini tak seperti hari pertama yang mencapai 150 kasus dalam 24 jam.

“Kelihatanya dalam 24 jam kedua sudah mulai turun di kisaran 50 kasus. Mudah-mudahan hari ini meski ada beberapa penambahan kasus cenderung sedikit,” terangnya.

Menurutnya, untuk kasus pasien keracunan akhir-akhir ini karena diduga mengkonsumsi makanan dengan kandungan bakteri. Namun daya tahan tubuh para korban kebetul masih bagus.

“Secara psikologis mereka tidak sembuh-sembuh akhirnya datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” tambahnya.

Sedangkan kondidi pasien anak-anak yang dirawat di rumah sakit saat ini mulai membaik.

“Meskipun kita belum mendapatkan hasil pemeriksaan dari laboratorium di Bandung, rata-rata kondisinya terus positif,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.