Keracunan Sambal, 2 Anggota Polres Kabupaten Tasik Masuk UGD

282
0
TERBARING. Salah satu anggota Polres Tasikmalaya terbaring di IGD RSUD SMC, Kamis (16/4).

TASIK – Anggota kepolisian Polres Tasikmalaya diduga keracunan makanan akibat kelebihan makan sambel, hingga harus dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD SMC, Kamis (16/4).

Pihak rumah sakit belum bisa memastikan apakah benar anggota polisi tersebut keracunan atau hanya sakit perut biasa karena kelebihan makan lada.

Baca juga : PGRI Kota Tasik Turut Serta Memutus Mata Rantai Virus Corona

Kabag Ops Polres Tasikmalaya AKP Cucu Juhana mengatakan ada beberapa anggota kepolisian di Polres Tasikmalaya mengeluh sakit perut karena kebanyakan makan sambel.

Dan sudah memeriksakan diri ke RSUD SMC.

“Iya ada dua orang anggota kita, tapi kita sedang kroscek makannya dimana, pengakuan anggota kebanyakan makan sambel, lalu sakit perut. Makannya kemarin (Rabu 15/4), terasa sekarang,” ungkap Cucu, kepada Radar, Kamis (16/4).

Loading...

Menurut Cucu, tidak ada keracunan massal anggota kepolisian, sebab hanya satu dua orang yang mengalami sakit perut. Kalaupun keracunan massal, pasti banyak anggota termasuk dirinya keracunan.

“Tidak, tidak ada keracunan massal pak, hanya ada dua anggota saja, kita juga masih nunggu hasil pemeriksaan medis di RSUD SMC, apakah benar keracunan atau sakit perut biasa,” papar dia.

Baca juga : 40.000 Pemudik dari Zona Merah Masuk Kabupaten Tasik & Jadi OTG, Ini Penjelasan Tim Covid-19

Kasi Rawat INAF RSUD SMC Indra Asmara mengakui ada satu sampai dua orang polisi dari Polres Tasikmalaya yang memeriksakan kesehatan ke RSUD SMC dengan keluhan sakit perut.

“Kalau keracunan massal tidak ada, soalnya hanya beberapa polisi saja, untuk memastikan keracunan atau tidaknya, tetap butuh waktu dicek dulu makanan dan keluhannya, jadi belum dinyatakan keracunan,” ungkap Indra. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.