Kerap Timbulkan Kerumunan, PKL di Depan Masjid Agung Singaparna Tasik Dibubarkan

50
0
DIBUBARKAN. Para pedagang kaki lima (PKL) dan masyarakat di depan Masjid Agung Baiturrahman Singaparna dibubarkan oleh Tim Gabungan Gugus Tugas Covid-19 karena terjadi kerumunan, Minggu (3/1). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan Masjid Agung Baiturrahman dibubarkan oleh Tim Gabungan TNI/Polri, Satpol-PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) karena menimbulkan kerumunan, Minggu (3/1).

Para pedagang termasuk masyarakat pembeli diberikan imbauan oleh petugas gabungan untuk membubarkan diri dan tidak berkerumun sesuai protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kompol Kresno menjelaskan, atas Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tentang pencegahan penyebaran Covid-19 maka dilakukan pembubaran terhadap kerumunan orang.

Termasuk, kata dia, yang dilakukan oleh Tim Gabungan TNI/Polri, Satpol-PP dan Dishub terhadap para PKL yang berjualan di depan Masjid Baiturrahman Singaparna karena menimbulkan kerumunan termasuk menarik pembeli.

Baca juga : Belajar Tatap Muka di Kota Tasik Belum Dilakukan, Ini Alasannya..

“Iya kita berikan imbauan untuk membubarkan diri agar tidak terjadi kerumunan sesuai dengan protokol kesehatan. Hal itu dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya,” terang Kresno kepada Radar, Minggu (3/1).

Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya AKP Tenda Sukendar menambahkan, yang diberikan imbauan untuk membubarkan kerumunan selain pedagang juga pengunjung atau pembeli.

“Kita imbau untuk tidak berkerumun, maka dilaksanakan penertiban secara humanis dan imbauan protokol kesehatan untuk tidak berkerumun, menjaga jarak dan tetap pakai masker,” jelas dia.

Menurut dia, sebelumnya tidak ada izin para pedagang untuk berjualan seperti acara car free day Minggu (3/1) ini di depan Masjid Agung Baiturrahman, karena kegiatan tersebut dihentikan sementara selama masih belum normal dari penyebaran Covid-19.

“Jadi tidak ada izin untuk kegiatan car free day atau berjualan di depan Masjid Agung Baiturrahman. Maka kita sejak pagi antisipasi dengan Tim Gabungan TNI/Polri, Satpol-PP dan Dishub untuk menertibkan dan memberikan imbauan,” kata dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.