Beranda Jawa Barat Keren ! Gomez Prioritaskan Para Pemain Lokal

Keren ! Gomez Prioritaskan Para Pemain Lokal

34
0
BERBAGI
RIANA SETIAWAN / RADAR BANDUNG / jpg HARAPAN BOBOTOH. Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez (dua dari kiri) didampingi asistennya, Fernando Soler (tiga dari kiri) pada sesi perkenalan bersamaan dengan acara khitanan masal dan donor darah Persib Peduli di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Minggu (10/12). Pelatih asal Argentina tersebut langsung menyapa ribuan bobotoh yang memadati area stadion.

Akan Bawa Tiga Pemain Asing, Terapkan Permainan Atraktif
Mario Gomez akhirnya diperkenalkan secara resmi sebagai Persib Minggu (10/12). Dalam sebuah acara sosial Donor Darah dan Khitanan Masal di Stadion Sidolig, Gomez diperkenalkan di hadapan para pendukung setia Persib, Bobotoh bersama asisten pelatih yang bakal mendampinginya musim depan, Fernando Soler.
Gomez yang baru kali pertama bertemu dengan Bobotoh terlihat santai. Tidak ada ketegangan sedikit pun di wajahnya. Bahkan, dia sempat menyapa pendukung setia Maung Bandung dengan bahasa Indonesia. ’’Bobotoh ayo bangun Persib’’ katanya yang disambut teriakan membahana oleh Bobotoh.
Gomez juga mengatakan sangat senang bisa jadi bagian dari Persib musim depan di Liga 1. Jadi bagian dari tim yang punya sejarah panjang di sepak bola Indonesia. ’’Saya tidak menjanjikan kami jadi juara musim ini. Melihat dulu dari pertandingan ke pertandingan untuk mencapai target,’’ jelasnya.
Kedatangan Gomez memang jadi asa bagi Bobotoh. Track record yang mentereng dari sang pelatih membuat harapan besar untuk kembali membawa Persib meraih kejayaan disematkan. Kembali mendongkrak posisi Persib menuju papan atas.
Gomez sudah akrab dengan atmosfer sepak bola di Asia Tenggara, Sebelumnya, dia menangani tim asal Malaysia Johor Darul Ta’zim (JDT). Dia mengantarkan JDT menjuarai Piala AFC 2015.
Pelatih berusia 60 tahun itu menegaskan ajang Piala Presiden akan dijadikannya sebagai bahan evaluasi. Sebagai bahan untuk melihat pemain-pemain yang ada dalam skuad Persib saat ini.
‘’Saya akan bawa dua atau tiga pemain asing, tapi saya belum bisa sebutkan nama dulu. Kami prioritaskan dulu pemain lokal,” ungkap Gomez.
Tugas Gomez relatif berat. Persib yang difavoritkan sebagai juara Liga 1 justru mengakhiri musim dengan finis di urutan ke-13. padahal, Persib sudah mencopot Djajang Nurjaman dari kursi pelatih dan menggantikannya dengan Emral Abus.
Gomez mengaku ingin menerapkan permainan atraktif. Dalam sepak bola, menurutnya, menyerang adalah pertahanan terbaik. “Kami tidak hanya perlu menyerang dan kami juga perlu bertahan dan itu yang terpenting dalam membangun sebuah tim. Karena mungkin kamu punya penyerangan bagus tapi tanpa pertahanan kita tidak akan menang. Kami butuh semua pemain saat menguasai bola dan tidak bisa ketika kehilangan bola hanya berjalan,” terangnya
Nah, sebelum Persib, ada dua tim Liga 1 yang juga sudah mengumumkan pelatih baru. Ada Sriwijaya FC yang kembali bernostalgia bersama Rahmad Darmawan dan Persipura Jayapura yang kemungkinan besar akan diarsiteki oleh pelatih asal Inggris Peter Butler.
Khusus Persipura, memang belum ada penandatanganan kontrak diantara kedua pihak. Namun, keduanya sudah mencapai kata sepakat untuk bekerja sama. Seperti yang dikatakan oleh Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano. ‘’Kontrak tinggal tunggu waktu dan sponsor saja,’’ ucap Benhur.
Persipura sendiri berhasil finis di posisi keenam klasemen Liga 1 musim lalu. Tentu, posisi ini bukanlah yang terbaik untuk tim sarat prestasi. Karena itu, Benhur berharap Butler benar-benar bisa membawa Mutiara Hitam –julukan Persipura— kembali ke papan atas musim depan.
Jika Persipura dan Persib hanya berharap lebih baik musim depan, hal berbeda justru dilakukan Sriwijaya. Tim asal Palembang itu menargetkan bisa jadi Juara Liga 1 musim depan. Karena itu, selain merekrut Rahmad sebagai pelatih, sederet pemain top didatangkan untuk mewujudkan hal tersebut.
Sebut saja Adam Nalis, Esteban Vizcarra, Makan Konate dan Irsyad Maulana didatangkan. Belum lagi dua punggawa asing yang baru kali pertama bermain di Indonesia seperti Manucherkhr Dzhalilov yang jadi pemain terbaik AFC 2017 diboyong. Serta Mahamadou N’Diaye yang sempat bermain di Ligue 1 Perancis bersama klub Troye. (rid/lur/jpg)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here