Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Kerugian Akibat Kebakaran di Pangandaran Capai Rp 1,1 Miliar

48
0
UNIT DAMKAR. Dua unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD Kabupaten Pangandaran dianggap masih kurang maksimal Minggu (6/10). Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya
UNIT DAMKAR. Dua unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD Kabupaten Pangandaran dianggap masih kurang maksimal Minggu (6/10). Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Dari bulan Januari hingga September 2019, tercatat sudah ada 44 bencana kebakaran di Kabupaten Pangandaran mulai dari kebakaran lahan, rumah, pabrik dan lain-lain.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran Ling Ling Nugraha Senjaya mengatakan dari 44 kasus kebakaran tersebut paling banyak terjadi di Kecamatan Parigi dengan 11 kejadian, kemudian Kecamatan Pangandaran dengan sembilan kejadian.

”Lalu Cimerak lima kejadian, Padaherang tujuh kejadian, Cijulang empat kejadian, Kalipucang empat kejadian, Mangunjaya satu kejadian, Langkaplancar dua kejadian dan Cigugur satu kejadian,” ungkapnya kepada Radar, Minggu (6/10).

Menurut dia, dari 44 kejadian tersebut 34 diantaranya bisa tertangani dan 10 diantaranya tidak tertangani.

”Yang tidak tertangani itu biasanya yang tidak dilaporkan ke kami langsung, biasanya setelah kejadian baru dilaporkan,” ujarnya.

Lanjut dia, total kerugian yang ditimbulkan dari bencana kebakaran ini mencapai Rp 1,1 Miliar. ”Kerugian materil yang ditimbulkan memang cukup besar,” tuturnya.

Indeks kejadian bencana kebakaran dibandingkan dengan tahun lalu memang cukup meningkat, salah satunya dipengaruhi oleh faktor musim kemarau.

”Peningkatannya sekitar 20 persen dari tahun lalu, salah satunya bisa dilihat dari peningkatan kebakaran lahan kering,” tuturnya.

Untuk kebakaran bangunan, didominasi oleh rumah-rumah yang terbuat dari bilik, karena lupa mematikan api dari kompor atau tungku. Selain itu, banyak juga pabrik sabut kelapa yang mengalami kebakaran.

Menurut dia, walaupun kondisi dan performa mobil pemadam kebaran saat ini kurang mumpuni, mereka tetap berusaha bekerja secara maksimal juga ada kebakaran terjadi.

”Rencananya tahun 2020 mendatang akan membeli satu unit lagi,” ucapnya.

Idealnya, menurut dia, Pemkab Pangandaran memiliki empat unit pemadam kebaran, yang bisa meng-cover empat kecamatan sekaligus.

”Nanti damkarnya ditempatkan di satu kecamatan, untuk meng-cover beberapa kecamatan,” ujarnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.