Kerugian Bencana Capai 1,5 Miliar

26
SEMANGAT. Para peserta Jabar International Marathon (JIM) 2018 menuju garis finish di Pantai Pamugaran, Pangandaran Minggu (2/12). Rencananya JIM akan menjadi agenda tahunan di Pangandaran.

PANGANDARAN – Kerugian akibat banjir dan longsor di Kabupaten Pangandaran ditaksir mencapai 1,5 miliar. Kerusakaan paling banyak yakni rumah yang tertimbun tanah longsor.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena masih belum memiliki tim penghitung kerugian akibat bencana alam, namun pihaknya masih bisa menghitungnya secara kasar. ”Kerugian paling besar dari bencana longsor, banyak rumah yang roboh dan rusak berat ,” ungkapnya kepada Radar, Minggu (2/12).

Lanjut dia, total ada 66 rumah yang mengalami rusak berat, sedang dan ringan. ”Kerusakan rumah tersebut, tersebar di 20 titik wilayah, dan kebanyakan mengalami kerusakan sedang dan yang mengalami berat mencapai 20 rumah,” jelasnya.

Menurut Nana, rumah yang roboh atau rusak kebanyakan adalah rumah jenis semi permanen. “Yang non permanennya juga ada,” tuturnya.

Tindak lanjut mengatasi kerusakan tersebut, menurut dia, pihak Pemkab Pangandaran sedang berupaya sesegera mungkin menyalurkan bantuan rehabilitasi kepada rumah yang terkena dampak. ”Mungkin kalau yang sekarang masih bisa diatasi oleh Pemkab,” katanya.

Warga yang rumahnya mengalami rusak berat, menurut Nana, masih mengungsi ke rumah sanak saudara dan tetangganya. “Kalau yang ringan sedang sudah ada yang direhab, tapi yang berat masih ada yang ngungsi,” tuturnya.

Hingga saat ini, pihaknya masih terus mewaspadai datangnya bencana susulan, karena dikhawatirkan curah hujan akan semakin tinggi kedepan. ”Kalau puncak musim hujan sendiri, saya masih belum ada informasi,” katanya.

Sementara itu, warga Babakan Iwan T (45) mengaku masih trauma akibat bencana banjir beberapa waktu lalu. ”Mudah-mudahan pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mencegah terjadinya bencana banjir,” tuturnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.