Kerusakan Kirmir Sungai Cibeber Terus Meluas

37
MELINTAS. Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Gang Cibeber Kelurahan Mekarsari Selasa (12/2). Warga ingin jalan dan kirmir itu segera diperbaiki. (Cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Kerusakan kirmir atau tebing penahan tanah (TPT) Sungai Cibeber di Gang Cibeber RT 03 RW 04 Kelurahan Mekarsari Kecamatan Banjar (Berbatasan dengan Desa Binangun Kecamatan Pataruman) terus melebar. Jalan aspal pun ikut amblas.

“Sudah hampir dua minggu tapi belum ada penanganan. Kami berharap pemerintah jangan diam saja atau hanya mengecek tanpa ada tindakan karena jalan ini akses masyarakat untuk beraktivitas. Kalau dibiarkan rusak begini berbahaya dan warga jadi terganggu, lihat saja ini kerusakannya sudah parah,” kata Endin (50), warga setempat yang melintas di lokasi Selasa (12/2).

Ketua RW 04 Kampung Sumanding Wetan Kelurahan Mekarsari Kecamatan Banjar Awang Sungkawa (57) mengatakan awalnya kirmir ambruk sepanjang lima meter pada 25 Januari. Kemudian ambruk lagi sepanjang 15 meter, termasuk besi pengaman pada minggu pekan kemarin.

Ia menduga penyebabnya konstruksi kirmir saat dibangun salah. “Ambruk yang pertama itu pada 25 Januari jam satu malam. Konstruksi yang salah kalau menurut saya. Harusnya miring. Kemudian yang kedua ambrol hari Minggu jam empat sore. Sebelum ambruk yang kedua kalinya itu sempat saya pegang tiang besinya. Pikir saya ini akan ambruk lagi, pas saya ke rumah eh benar ambruk lagi,” kata dia.

Dampaknya, kata Awang, warga di RT 02 terpaksa harus memutar jalan jika ingin menuju jalan raya. Sebab jalan yang kondisi kirmirnya ambruk sulit dilewati dan berbahaya untuk keselamatan.

“Ada yang jatuh pas lewat jalan itu malam hari. Kami berharap itu segera diperbaiki. Menunggu anggaran lama kan bisa disiasati dengan pengisian tanah ke dalam karung, yang penting diakalin supaya jalan itu tidak berbahaya karena jika ditutup langsung banyak warga yang keberatan,” katanya.

Menurut dia, warga sudah berinisiatif dengan mengumpulkan batu konstruksi kirmir ke dasar sungai. Dikumpulkan untuk menahan tanah yang jebol.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPRPKP Kota Banjar Harun Alrasyid mengatakan perbaikan pasti dilakukan tahun ini, namun masih menunggu anggaran turun. Sebab dalam anggaran pemeliharaan, yang diperbaiki bukan hanya kerusakan kirmir di Sungai Cibeber.

“Itu kan anggarannya belum turun. Saya tidak bisa menjanjikan bulan apa diperbaikinya. Namun pasti tahun ini akan tertangani dengan anggaran pemeliharaan dan bukan hanya kirmir itu saja, tapi banyak lagi kirmir lainnya yang perlu penanganan,” katanya. (cep)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.