Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
16%

84%

Kesal, Warga Tutupi Jalan Berlubang dengan Berangkal

312
0
WARGA SODONGHILIR FOR RADAR TASIKMALAYA GOTONG ROYONG. Warga Cukangkawung Kecamatan Sodonghilir gotong royong menutupi jalan berlubang menggunakan berangkal Minggu (13/1).

SODONGHILIR – Warga Kampung Babakan Girang Desa Cukangkawung Kecamatan Sodonghilir gotong royong menutupi jalan berlubang menggunakan berangkal. Itu dilakukan sebagai bentuk protes belum diperbaikinya jalan di kampung tersebut selama hampir 20 tahun.

Kokom Komalasari (46), warga setempat mengatakan ini aksi inisiatif karena bosan kondisi Jalan Cukangkawung yang rusak parah sejak puluhan tahun. “Kami menutupi lubang-lubang di jalan yang lebarnya mencapai 30-50 sentimeter karena tidak ada perbaikan dari pihak pemerintah,” paparnya kepada Radar kemarin.

Kata dia, upaya ini sebagai bentuk keinginan masyarakat melewati jalan tanpa ada lubang. Material yang digunakan menutupi lubang jalan ini dari bekas bangunan yang dirobohkan. “Kebetulan di pinggir jalan tersebut ada rumah milik warga yang sedang dirobohkan. Kami inisiatif dari pada dibuang lebih baik digunakan untuk menutupi jalan yang berlubang,” jelasnya.

Pascamenutupi jalan berlubang, kata dia, cukup meringankan beban ketika melewati jalan ini, lebih nyaman. Namun, ketahanan berangkal saat diguyur hujan belum bisa dipastikan.

Menurutnya, jalan penghubung Sodonghilir Taraju ini panjangnya sekitar 10 kilometer masih rusak. Padahal, jalan tersebut sangat vital untuk aktivitas masyarakat sehari-hari. Mulai dari mengakses pendidikan, kesehatan hingga perekonomian.

“Kami sudah bosan dengan kondisi jalan ini. Kami ber­harap pemerintah segera mem­perbaikinya. Masyarakat sudah lelah dengan jalan rusak itu. Kami ingin merasakan nyamannya meng­gunakan jalan,” tan­dasnya.

Terpisah, Sekretaris Kecamatan Sodonghilir Sumarna Candra menambahkan bahwa Jalan Cukangkawung sudah rusak sejak 20 tahun lalu. Namun, pemerintah melakukan perbaikan secara bertahap. “Perbaikan memang ada setiap tahunnya, tapi sedikit demi sedikit, sekitar satu kilometer,” katanya saat dihubungi Radar tadi malam.

Lanjut dia, hampir setiap tahun juga pemerintah kecamatan mengusulkan perbaikan Jalan Cukangkawung kepada Dinas PUPR. Akan tetapi, jumlah anggaran perbaikan jalannya tidak banyak dan belum cukup untuk menyelesaikan semua kerusakan.

“Mungkin kebutuhan pembangunan jalan di Kabupaten Tasikmalaya masih cukup banyak, sehingga bantuan ke Kecamatan Sodonghilir pun hanya sedikit,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya Yusep Yustisiawandana terkait rusaknya Jalan Cukangkawung melalui sambungan teleponnya belum memberikan jawaban. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.