Kesalahan Terbesar Lion Air Pasca Pesawatnya Jatuh Ternyata Gak Berani Tanggung Biaya Ini, Parah!

9266
Tim SAR gabungan berhasil mengangkat salah satu turbin pesawat Lion Air JT-610

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Biaya pencarian pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat pada awal pekan lalu mestinya ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan maskapai penerbangan yang didirikan oleh Rusdi Kirana itu.

Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto menjelaskan, semua biaya baik itu meliputi pencarian bangkai pesawat, santunan kepada keluarga korban, hingga keluarga yang ingin mengunjungi tempat kejadian perkara (TKP).

“Saya rasa Lion Air yang harus tanggung jawab penuh,” ujarnya dilansir Rmol, Senin (5/11/2018).

Menurut dia, kecelakaan itu murni urusan korporasi, bukan negara.

Apalagi, ulas dia, mengutip pernyataan pakar asuransi penerbangan, Sofian Pulungan bahwa Lion Air sudah mengasuransikan semua pesawatnya ke perusahaan asuransi milik PT Pertamina, Tugu Pratama Indonesia (TPI). Asuransi itu bisa diklaim maksimal sebesar 750 juta dolar AS.

“Ini urusan korporasi tidak berkait dengan negara,” tegas aktivis mahasiswa ’74 ini.

Namun, ia sangsi bila pemerintah bersikap tegas dengan membebankan semua biaya kepada Lion Air.

Sebab, Rusdi Kirana memiliki kedekatan dengan Presiden Jokowi.

Lion Group yang membawahi tiga maskapai penerbangan seperti Lion Air, Batik Air, dan Wings Air didirikan oleh Rusdi Kirana. Dia merupakan salah satu politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Partai ini adalah salah satu partai pendukung Joko Widodo dalam ajang Pilpres tahun 2019 nanti. Rusdi Kirana juga dipercaya Jokowi untuk menjadi dutabesar Indonesia untuk Malaysia.

“Kita paham Lion Group ini punya keistimewaan rezim sekarang,” pungkasnya.

(wid/rmol/pojoksatu/radartasikmalaya)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.