Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.4%

4.4%

79.2%

15.6%

0.3%

0%

Kesmas Unsil Fokus Cegah Stunting

103
0
ISTIMEWA SOSIALISASI. Mahasiswa Unsil Jurusan Kesehatan Masyarakat kompak foto bersama kader posyandu Desa Sukanagara usai sosialisasi stunting, Sabtu (15/6).

TASIK – Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Siliwangi melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa pengabdian Masyarakat (PKM-M) di Desa Sukanagara Kecamatan Tanjungjaya, Sabtu (15/6).

Ketua PKM-M Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Siliwangi, Hasna Nurfadillah mengatakan dalam kegiatan ini ditekankan kepada para kader posyandu untuk terus bergerak dalam mencegah stunting di lingkungannya.

“Saya bersama anggota PKM-M lainnya seperti Fathi Muhamad, Arin Karina, Femi Alfauzi dan Darmastuti Utami memberikan sosialisasi kepada 28 orang kadaer posyandu terkait optimalisasi kader bebas stunting (okbebs),” ujarnya kepada Radar.

Lanjut dia, kegiatan ini merupakan lanjutan atau intervensi dari program sosialisasi yang sudah diberikan sebelumnya mengenai pentingnya ASI eksklusif bagi bayi 0-6 bulan serta makanan tambahan di umur 6-24 bulan untuk pencegahan dan penanganan stunting. “Kami mengadakan pendidikan dan pelatihan kader posyandu mengenai peran posyandu dalam mencegah stunting, yaitu berupa pengetahuan kader posyandu soal stunting,” terangnya.

Lanjut dia, para penderita stunting di Desa Sukanagara tersebut harus diberikan perhatian khusus. Sehingga dapat membebaskan dan memberikan pencegahan terhadap stunting yang kerja sama dengan kader posyandu.

“Karena berdasarkan data Dinkes Kabupaten Tasikmalaya orang yang terindikasi stunting sebanyak 22,5 persen terdapat di Kecamatan Tanjungjaya. Stunting menjadi masalah kesehatan masyarakat ketika mencapai 20 persen, itu kata WHO. Sehingga kader posyandu dari Desa Sukanagara diberikan pengarahan dan dapat membantu mendeteksi sedini mungkin anak yang berisiko stunting,” katanya.

Dengan demikian, kata dia, apabila ada yang mengalami stunting bisa langsung ditangani dengan cepat. Sehingga ke depannya bisa menekan angka stunting di Kabupaten Tasikmalaya.

Anggota PKM-M Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Siliwangi, Fathi Muhammad mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam upaya pencegahan stunting. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa menekan angka penderita stunting di Desa Sukanagara dan umumnya Kabupaten Tasikmalaya,” harapnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga memberikan fasilitas alat-alat kesehatan untuk menunjang kinerja para kader posyandu. “Kami berikan alat kesehatan seperti baby scale, infantometer dan pita LILA. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi para kader posyandu,” katanya.

Kepala desa Sukanagara Kecamatan Tanjungjaya, Oih Sugianto mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi kader posyandu untuk terus mengembangkan pengetahuannya, terlebih pencegahan stunting. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat membangun SDM yang baik soal kesehatan,” katanya.(mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.