Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

0.9%

60.1%

2.4%

0.2%

4.5%

20.1%

11.7%

0%

0.1%

0%

Ketahuan Merokok di Ruangan dan Kenakan Pakaian Santai, BK Tindak Delapan Anggota Dewan

17
0

TAROGONG KIDUL – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Garut menindak delapan anggota dewan yang diketahui melakukan pelanggaran etik. Kedelapan anggota DPRD itu hanya diberi teguran agar tak mengulangi pelanggaran.

“Kami beri teguran saja, karena pelanggarannya ringan, seperti merokok di dalam ruangan,” ujar Ketua BK DPRD Garut Dadang Sudrajat kepada wartawan di ruang kerjanya Kamis (5/12).

Menurut dia, anggota DPRD yang merokok di dalam ruang kerja ditindak karena menyalahi peraturan daerah (perda) nomor 1 tahun 2018.

“Sebagai pembuat perda, harusnya anggota dewan bisa paham aturan itu. Jadi kita tindak dengan teguran,” ujarnya.

Dadang menyebut perda tersebut berlaku untuk semua golongan masyarakat. Anggota dewan harus bisa memberi contoh untuk mematuhi aturan yang dibuat.

“Memang di Gedung DPRD belum ada perangkatnya (ruang khusus merokok). Tapi bukan berarti bisa merokok di ruang fraksi atau komisi. Saat ditanyakan, yang bersangkutan menyebut tak tahu kalau ada larangan merokok,” katanya.

Agar tak kembali terulang, BK telah memasang stiker larangan merokok di ruangan. Jika masih ada yang melanggar, maka akan ditindak lebih tegas dengan pemberian sanksi.

“Kalau sampai sekarang baru teguran saja. Sebanyak enam kami panggil ke ruang BK, sedangkan dua orang kami langsung tegur secara lisan,” ucapnya.

Selain rokok, pelanggaran yang dilakukan yakni terkait pakaian. Dadang menyebut ada anggota dewan yang menggunakan pakaian santai saat berkantor.

“Pakaian tidak sesuai. Harusnya kan rapi karena tugas anggota dewan menyampaikan dan mendengar aspirasi masyarakat. Sopan santun berpakaian harus dijaga,” ujarnya.

Saat ditanya siapa saja anggota dewan yang melanggar, Dadang enggan menjawab. Ia menyebut masalah identitas pelanggar masih jadi ranah BK.

“Kalau sudah berkali-kali melanggar dan tidak patuh aturan, baru akan kami sebutkan. Biar kapok dengan perilakunya itu. Tapi sekarang baru ditegur. Apalagi banyak yang baru jadi anggota dewan,” ujarnya. (yna)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.