Ketua DPRD Diperiksa Kejaksaan

39
0
MENJELASKAN. Kepala Kejaksaan Negeri Garut Azwar ditemui di kantornya Selasa (10/12). Dia menyebut pemeriksaan dilakukan terhadap mantan anggota dewan berkaitan dengan dugaan kasus Pokir dan Bop. yana taryana / rakyat garut

TAROGONG KIDUL – Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut memeriksa Ketua DPRD Garut Euis Ida Wartiah terkait kasus dugaan korupsi pokok pikiran (Pokir) DPRD periode 2014-2019. Euis diperiksa karena merupakan anggota dewan pada periode 2014-2019.

Kepala Kejari Garut Azwar menyebut pemeriksaan terhadap Euis dilakukan lebih cepat, seharusnya baru akan diperiksa pada Kamis (12/12). Euis meminta pemeriksaan dipercepat. “Jadi hari ini (kemarin, Red) diperiksanya. Ada acara lain, bimtek (bimbingan teknis),” ujar Azwar di Kantor Kejari Garut Selasa (10/12).

Euis diperiksa penyidik Kejari sejak pukul 09.00 hingga pukul 15.00. Dengan diperiksanya Euis, sehingga sudah ada 43 anggota DPRD periode 2014-2019 yang telah diperiksa. “Untuk mantan ketua dewan dijadwal ulang. Hari Senin (16/12) akan kami periksa,” ucapnya.

Seharusnya, mantan ketua dewan diperiksa pekan ini. Dia berhalangan hadir karena harus melakukan reses. “Pertengahan Desember pemeriksaan semua anggota bisa selesai. Sesuai target dari kami sebelum memutuskan kasus ini dilanjut ke penyidikan atau dihentikan,” katanya.

Ketua DPRD Garut Euis Ida mengaku diperiksa kapasitasnya sebagai anggota DPRD Garut periode 2014-2019. Dia menyebut hanya diminta klarifikasi terkait dugaan penyalahgunaan dana Pokir dan biaya operasional (Bop).

Euis tak banyak berkomentar terkait pemeriksaan yang dilakukan penyidik. “Klarifikasi saja masalah tahun lalu. Sudah dulu yah,” ucap Euis bergegas naik mobil. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.