Ketua Gaza vs PDIP Kota Tasik, Aas; Saya Siap Hadapi Konsekuensi

185
H Aas Dani Hasbuna

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

MANGKUBUMI – Ketua DPP Gaza H Aas Dani Hasbuna menegaskan akan menjalani konsekuensinya atas perkara hukum pelanggaran Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya yang sudah berjalan di pengadilan.

Aas menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum berkaitan dengan kasus ujaran kebencian itu. Pria yang bermarkas di Situ Beet Kecamatan Mangkubumi ini pun akan mendapat vonis dari Pengadilan hari ini (13/2). “Saya melihat ini konsekuensi yang harus saya hadapi,” papar dia kepada Radar, Senin (12/2).

Meski demikian, Aas membantah tidak punya iktikad baik dengan meminta maaf kepada PDIP. Pasalnya, pascakejadian bahkan saat proses sidang pun dirinya sudah melakukannya. “Siapa bilang tidak ada iktikad baik. Berkali-kali saya minta maaf,” ungkapnya.

Berkaitan dengan islahnya PDIP dengan ER —pemilik akun Facebook Eriez Wijaya yang mengajak boikot PDIP— sementara dengan dirinya tidak, Aas tak mempermasalahkan. Perbedaan sikap dari partai berlambang banteng moncong putih itu hak masing-masing. “Ya bagus kalau islah, memang seharusnya masalah itu diselesaikan dengan memaafkan,” kata dia.

Dia berharap ke depannya kasus-kasus ujaran kebencian itu bisa diselesaikan secara baik-baik. Tidak ada lagi orang yang berhadap dengan hukum karena ke­tidaktahuan atau tidak sengaja. “Kalau saya sengaja menjelekkan PDI Perjuangan, tidak mungkin saya ikut mendorong kader-ka­der­nya dalam pil­kada atau pileg,” tuturnya.

Terpisah, Kasat Res­krim Polresta Tasik­malaya AKP Dadang Sudiantoro SH MH mengatakan pihak­nya belum menerima pencabutan la­por­an kasus ER. Proses hukum tidak se­mata-mata gugur begitu saja. “Karena ka­susnya bukan delik aduan,” singkatnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.