Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Ketua HIPMI Mengsulkan Rest Area Berciri Khas Banjar

44
0
Aep Saepul Hijbi SE
Aep Saepul Hijbi SE

BANJAR – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Banjar Aep Saepul Hijbi SE menyambut baik jika exit Tol Bandung-Tasik-Cilacap (Bataci) ada di Kota Banjar. Untuk itu, pemerintah harus mampu menyiapkan rest area yang nyaman dan berbeda dengan rest area lainnya.

“Kalau exit tol tidak ada di Banjar bagaimana? Maka harus diperjuangkan, karena ada efek ekonomi bagi Kota Banjar jika ada exit tol,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (11/10) di salah satu cafe di Jalan Brigjen M Isa.

Untuk membangun rest area yang bagus, kata dia, pemerintah, DPRD, para pengusaha dan elemen terkait lainnya harus merundingkannya.

“Konsepnya seperti apa yang akan ditawarkan dan harus berbeda dari rest area di tol yang lainnya sebagai pembeda,” ujarnya.

Dia memberikan contoh pembeda dari yang lain, sehingga pengendara yang lama di perjalanan bisa singgah dan mampir di Kota Banjar.

“Ya misal nanti di rest area ada konsep kesenian Sunda atau ciri khas dari Kota Banjar, yang memiliki daya tarik pengendara mau mampir di Banjar,” kata dia menjelaskan.

Selain itu, kata dia, tentu yang paling penting di rest area nanti harus dibuat senyaman mungkin bagi pengendara istirahat. Di rest area itu dihadirkan berbagai macam produk khas Kota Banjar. Pemerintah bisa menggandeng para pelaku UKM.

“Tentu tidak semua, tapi harus ada ciri khas yang memiliki daya tarik dan daya jual dan ini menjadi PR (pekerjaan rumah, Red) bagi pemerintah untuk mempersiapkan hal itu semua,” tuturnya.

Rencana pembangunan Tol Bandung-Tasik-Cilacap harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah dan masyarakat Kota Banjar. Karena kehadiran tol diharuskan memberikan nilai tambah bagi pembangunan perekonomian di Kota Banjar.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjar H Herdiana Pamungkas, sebelumnya, menjelaskan jika exit tol ada di Banjar, Pemkot Banjar harus sudah siap menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk rest area yang representatif bagi pengendara agar pengguna tol mampir di Kota Banjar.

“Sekarang bagaimana Pemkot Banjar bisa menyajikan sebuah wahana, tempat atau area yang membuat orang merasa nyaman dan aman mampir di kota Banjar,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (10/10) di kantornya seusai rapat paripurna.

Dia mencontohkan. Dia senantiasa mampir di Rest Area 97 Tol Cipularang untuk beristirahat. Rest area tersebut betul-betul memberikan pelayanan kepada pengguna jalan tol.

Di sana, tersedia sarana ibadah memadai, kuliner, pakaian dan lainnya. Herdiana mengharapkan Pemkot Banjar mampu memanfaatkan exit tol tersebut. Tol bukan hanya dinikmati pengguna jalan, namun menjadi sebuah nilai tambah bagi masyarakat Kota Banjar.

“Bagaimana (kehadiran tol, Red) meningkatkan laju pertumbuhan perekonomian di Kota Banjar,” kata dia menjelaskan.

Pemkot Banjar harus mendukung kehadiran tol tersebut. Pengendara yang keluar dari tol bisa beristirahat, bertransaksi dan menikmati makanan serta wisata di Kota Banjar. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.