Ketua KONI Kota Tasik Diminta Segera Terisi

50
0
Ist RAPAT KERJA. Pengurus KONI Kota Tasikmalaya menggelar rapat kerja dalam menentukan rencana Musorkotlub di sekretariatnya Selasa lalu (19/1).
Loading...

CIHIDEUNG – Pengurus KONI Kota Tasikmalaya diminta segera mempercepatt proses Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub). Sebab, sejumlah agenda persiapan menyambut Porprov 2022 harus mulai ditempuh.

Ketua Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Kota Tasikmalaya, H Engkus Bunyamin mengungkapkan apabila sampai Februari Kota Resik belum juga memiliki ketua KONI definitif.

Ia khawatir akan mengganjal persyaratan dalam mengikuti Porprov. Dimana sejumlah cabor wajib mengikuti babak kualifikasi (BK) Porprov dalam menentukan posisi start saat Porprov sendiri digelar.

“Kita dengar ada cabor yang jadwal BK-nya Februari. Kalau kita belum ada ketua definitif mau bagaimana,” tuturnya kepada Radar, Jumat (22/1).

Baca juga : 80% Ortu Siswa di Kota Tasik Inginkan Belajar Tatap Muka, Disdik?

loading...

Menurutnya, sebuah konsekuensi yang harus diambil, ketika suatu daerah tidak menjadi tuan rumah perhelatan pekan olahraga level provinsi tersebut harus mengikuti babak kualifikasi.
Apalagi tidak ada satu pun cabor yang pertandingannya di gelar di Kota Tasikmalaya.

“Kalau kemarin saat kita masih ditunjuk tuan rumah, ada perlakuan khusus dan tidak perlu ikut babak kualifikasi. Karena tidak, ya kita harus ikutan,” kata dia.

Engkus menegaskan pengurus supaya menyiasati rencana Musorkotlub yang terus mengalami kemunduran jadwal. Supaya tidak berdampak luas terhadap laju perolahragaan daerah. “Sebetulnya tinggal jalan saja kan semua sudah tahu kondisinya. Hanya ada 1 kandidat yang jelas didukung cabor lebih dari persyaratan minimal,” ujarnya.

Terpisah, Plt Ketua KONI Kota Tasikmalaya H Sugeng Budhi Handarbeny, melalui Bidang Humas dan Media Harniawan Obech mengungkapkan berdasarkan hasil rapat Selasa (19/1), pengurus memutuskan pelaksanaan Musorkotlub dihelat 30 Januari mendatang.

Ada pun masih dalam masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), musyawarah dapat digelar via daring.

“Sudah diputuskan dari hasil rapat pengurus, bahwa pemilihan ketua baru dihelat akhir bulan ini dan apabila tidak memungkinkan, digelar via daring baik zoom meeting atau sejenisnya,” ucapnya.

Ia mengungkapkan pengurus bukannya mengulur waktu pelaksanaan. Tetapi kondisi pandemi Covid-19 yang kasusnya masih fluktuatif dan belum bisa dipastikan sampai kapan mereda.

Maka pihaknya mengambil langkah strategis supaya pemilihan ketua baru sebagai leader wadah fasilitasi olahraga segera definitif. “Rencana ini sudah kita sosialisasikan terhadap seluruh pimpinan cabor, termasuk Bidang Organisasi KONI Jawa Barat,” kata Ketua FAJI Kota Tasikmalaya itu. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.