Ketua MUI Kota Banjar: Itu Perbuatan Tidak Terpuji

Ketua MUI Kota Banjar Mengutuk Keras Perbuatan Pelaku Pembuangan Bayi

211
0
Loading...

BANJAR – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjar KH Mukhtar Ghozali mengutuk keras perbuatan yang dilakukan pelaku pembuangan bayi. Menurut dia, secara hukum agama, perbuatan tersebut jelas salah dan tidak berprikemanusiaan.

“Saya selaku ketua MUI sangat mengutuk keras atas perbuatan yang tidak terpuji seperti itu,” tegasnya Jumat (29/3).

“Anak kucing saja induknya tidak akan tega melakukan hal seperti itu. Ini anak manusia. Sangat tidak terpuji sekali,” tambah dia.

Terlepas bayi tersebut hasil hubungan gelap atau bukan, yang jelas itu anak manusia. Bayi yang baru dilahirkan masih bersih dan tidak berdosa.

“Justru ibunya yang berdosa karena tega membuang bayinya begitu saja. Haram hukumnya itu,” tegasnya.

Loading...

Dirinya berharap polisi segera menangkap pelaku. “Jika sudah ditangkap maka dihukum, supaya menjadi cerminan bagi yang lain untuk tidak melakukan perbuatan tersebut,” tuturnya.

Terpisah, Ketua PMII Kota Banjar Irfan Ali Sya’hbana menuturkan pelaku tidak memiliki hati nurani. “Kita kutuk keras perbuatan itu, apa dosa bayi itu sampai dibuang seperti itu. Apakah tidak ada cara lain, bagaimana kalau bayi tersebut sampai mati, dosanya berlipat ganda,” jelasnya.

Kapolsek Cimaragas AKP M Samsul Ulum SH, MH mengaku masih melakukan penyelidikan. Pihaknya masih mengumpulkan bukti untuk mencari pelaku pembuang bayi.

“Untuk sementara kita melakukan penyelamatan bayi secara bersama. Hingga saat ini belum ada titik terang siapa pelaku pembuang bayi,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Rancagede RT 33 RW 12 Desa/Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis (Perbatasan Desa Cibeureum Kecamatan/Kota Banjar) geger. Ada bayi di kantong plastik putih di tempat pembakaran batu bata atau tobong. Bayi itu diduga dibuang.

Elin Herlina (43), warga Dusun Rancagede orang pertama yang menemukannya sekitar pukul 09.00 Kamis (28/3).

“Saya tidak tahu kalau laki-laki pakai kaos putih dan celana panjang yang membuang bayi di situ (di atas kayu, Red),” ujarnya kepada wartawan di lokasi. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.