Ketua PUI Pilih Mundur dari MUI

230

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Setelah terpilihnya KH Ate Musodiq sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya periode 2018-2023 dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke -4, Sabtu (27/10). Rapat formatur pun dilaksanakan untuk menyusun kepengurusan organisasi ulama tersebut.

Namun, Ketua PUI Kota Tasikmalaya H Asep Deni Adnan Bumaeri SH MH SHi yang ditunjuk sebagai Sekretaris II MUI Kota Tasikmalaya di pengurusan baru, memilih mengundurkan diri.

Meski di sisi lain, dirinya bersyukur atas kepercayaan amanah yang dimandatkan pada dirinya. “Betul, hasil rapat formatur saya masuk dalam Kepengurusan Harian MUI. Saya berterimakasih atas kepercayaannya, hanya saja saya saat itu juga menyatakan ketidaksediaan melalui salah seorang formatur,” ujarnya kepada Radar, Minggu (28/10).

Dia menjelaskan banyak hal mendasar yang menjadi pertimbangan, dirinya mengundurkan diri dari penunjukan tersebut. Mengingat, saat ini pria yang kerap disapa Asden itu tengah mengemban dua organisasi di Kota Tasikmalaya. “Saya tidak akan bisa fokus, karena sedang mengemban dua amanat organisasi yang belum tuntas,” tuturnya.

Selain itu, kata Asden, di internal PUI terdapat kebijakan organisasi. Dimana ketika MUI memerlukan figur untuk melengkapi kepengurusan harian, ada penunjukkan di dalamnya. Dan itu, bukan ditujukan bagi dirinya selaku ketua PUI. “Kebijakan internal kami, apabila diminta MUI untuk masuk dalam pengurus harian, PUI sendiri sudah menunjuk orang tepat yang disiapkan untuk bergabung, dan itu bukan saya,” terang dia.

Di sisi lain Asden gembira pelaksanaan Musda berjalan lancar dan tertib. Menghasilkan kepengurusan ideal yang mencerminkan representasi proporsional elemen ormas. Dia pun percaya, komposisi pengurus terpilih untuk mengemban amanat selama 5 tahun ke depan, bisa mengoptimalkan peran serta fungsi MUI sebagai organisasi perekat umat dan ormas Islam. “Saya pun percaya, pengurus harian terpilih akan senantiasa menjaga marwah MUI sebagai organisasi ulama,” tandasnya.

Terpisah, Ketua PD Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Drs H Syarif mengucapkan selamat kepada H Ate Musodiq yang telah terpilih sebagai ketua MUI. Wali Kota Tasikmalaya 2007-2012 itu pun berterima kasih KH Achef Noor Mubaraq yang sudah banyak membantu Pemerintahan Kota Tasikmalaya. “Karena di masa saya memimpin pun Ketua MUI-nya KH Achef,” ungkapnya.

H Syarif menilai KH Ate merupakan figur yang supel dalam komunikasi. Hal ini menjadi harapan baik untuk mengembangkan jaringan MUI supaya lebih besar. “Karena KH Ate itu orangnya mudah bergaul,” ujarnya.

H Syarif yang saat wawancarai mengikuti kompetisi golf di kesultanan Yogyakarta itu berpesan kepada KH Ate supaya bisa memberikan semangat baru bagi MUI. Terlebih, dia mendengar kepengurusan MUI yang baru akan melibatkan dari berbagai ormas Islam yang ada. ”Lanjutkan apa yang sudah diperjuangkan pengurus MUI sebelumnya,” tutupnya.

Tokoh Muda Kota Tasikmalaya Ido Garnida mengungkapkan terpilihnya KH Ate Musodiq sebagai ketua MUI merupakan kehendak musda. “Beliau sosok ulama senior Tasikmalaya yang memiliki wawasan dan pergaulan nasional,Visi kebangsaan pun tidak diragukan,” ungkapnya.

Apalagi, kata Ido, KH Ate merupakan ulama NU yang memiliki hubungan dekat dengan Muhammadiyah, Persis dan ormas lainnya. ”KH Ate sosok ulama NU yang terbuka terhadap pemikiran ormas Islam lain,” terangnya.

Dia berharap KH Ate setelah terpilih sebagai ketua MUI Kota Tasikmalaya dapat meneruskan semua program baik yang telah dilakukan ketua sebelumnya. ” Ini momentum ajang demokrasi elektoral pilpres dan pileg di Kota Tasikmalaya, Insya Allah berjalan sejuk,” papar caleg Partai Gerindra tersebut.

Pemerhati sosial Asep M Tamam berharap KH Ate Musodiq bisa menjadi payung bagi kehidupan sosial keagamaan Kota Tasik. Karena dunia keulamaan memiliki 3 konsep dasar yakni keilmuan, kesalehan, dan keteladanan. “Saya yakin ketua MUI baru bisa memajukan Islam, menjaga ke Kota Santrian Tasik serta memberikan keteladanan dan kesejukkan. Sebabb kehidupan sosial keagamaan Kota Tasik sangat dinamis,” paparnya.

Seperti diketahui, hasil Musda IV MUI Kota Tasikmalaya menetapkan KH Ate Musodiq yang juga Ketua PCNU Kota Tasikmalaya sebagai ketua terpilih, Sabtu (27/10).

Dalam sidang musda yang dipimpin H Heri Hendriyana tersebut, formatur diberi waktu 20 menit melakukan rapat menentukan Ketua MUI Kota Tasikmalaya periode 2018-2023. Setelah itu, dilaksanakan voting dan terpilihlah KH Ate dengan raihan delapan suara, serta KH Achef dua suara dan KH Aminudin Busthomi satu suara. (igi/kim/rga)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.