KH Aminudin Batal Mundur dari Parpol

59

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – KH Aminudin Bustomi MAg membatalkan pengunduran dirinya sebagai pengurus harian DPC PPP Kota Tasikmalaya. Setelah sebelumnya, menyatakan akan mundur saat pertemuan formatur MUI di RM Sambel Hejo, Cibeureum Kota Tasikmalaya Jumat siang (2/11).

Kepada Radar, KH Amin mengoreksi pernyataan soal rencana pengunduran dirinya dari partai berlambang Kakbah tersebut. ”Barusan saya berkumpul dengan pengurus DPC PPP membahas soal pengunduran dari parpol. Atas masukkan dari sesepuh parpol, saya membatalkan pengunduran diri saya,” ujarnya Jumat malam (2/11) sekitar pukul 21.00.

Menurut KH Amin, dirinya tidak perlu mundur dari PPP. Karena posisinya di partai akan dipindahkan ke jabatan yang bukan pengurus harian. ”Nanti saya tidak lagi di pengurus harian. Sehingga tetap bisa menjadi bagian dari PPP, serta tidak melanggar peraturan MUI,” ungkapnya.

KH Amin menilai keputusan pembatalan mundur dari parpol, merupakan solusi atas adanya kontroversi terkait posisinya di MUI.

“Dengan cara ini, saya masih bisa bekerja untuk umat tanpa harus meninggalkan politik di PPP. Jadi ini win-win solution,” terangnya.

Seperti diketahui, saat Musda IV MUI Kota Tasikmalaya digelar pada Sabtu (27/10). KH Amin ditunjuk sebagai Sekretaris Umum MUI Kota Tasikmalaya.

Namun terpilihnya pimpinan Pondok Pesantren Sulalatul Huda itu menuai kontroversi, karena KH Amin tercatat sebagai pengurus harian DPC PPP Kota Tasikmalaya.

Sebab berdasarkan Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga (PD/PRT), Peraturan Organisasi MUI tentang Pemilihan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Pasal 1 menyebutkan calon Ketua Umum dan Sekretaris Umum MUI tidak boleh merangkap dengan jabatan politik dan pengurus harian partai politik.

Sementara itu, ketika pertemuan para formatur MUI yang dihadiri Ketua MUI KH Ate Musodiq di RM Sambel Hejo Cibeureum, Jumat siang (2/11). KH Amin menyatakan akan mundur dari partai politik.

“Peraturan PD/PRT tersebut, membuat saya harus memilih antara MUI dan parpol. Setelah mempertimbangkan, saya memilih bekerja untuk umat dan akan mundur dari kepengurusan parpol,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua MUI Kota Tasikmalaya KH Ate Musodiq langsung menunjuknya sebagai ketua pelaksana pelantikan pengurus yang rencananya akan dilaksanakan 5 Desember 2018. Dalam waktu dekat, daftar formatur akan diserahkan ke MUI Pusat untuk disahkan. (rga)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.