WUB Jargon Politik Budi-Yusuf, Masih Jauh dari Ekspektasi Warga Kota Tasik

83
0
Loading...

Rijal menyarankan Pemkot lebih masif dalam sosialisasi ke wilayah, terutama melibatkan stakeholder kelurahan, kepemudaan dan perangkat lainnya yang memiliki jaringan sampai level grass root.

“Libatkan pemuda kelurahan, karang taruna, hingga remaja masjid, jangan sebatas promosi via medsos saja. Termasuk kami sarankan rentan usia peserta tidak dipukul rata 18-55 tahun untuk setiap bidang, melainkan diklasifikasikan. Pertanian mungkin bisa saja sampai 55 tahun maksimalnya,” katanya memaparkan.

Ia meminta pola rekrutmen harus diatur seprofesional mungkin, sehingga bisa menarik minat warga yang benar-benar berniat berwirausaha.

Sebab, pada prinsipnya ketika mindset peserta sudah dilatih dan dibina menjadi mental pengusaha, tanpa akses pinjaman ke perbankan pun akan berupaya untuk menjalankan usahanya.

“Artinya rekrutmen, proses pembinaan sampai output harus mendapat pendampingan yang intens. Kita lihat pada evaluasi tadi masih lemah,” keluhnya.

Loading...

Anggota Komisi II lainnya, Isep Rislia menambahkan pihaknya akan mengidentifikasi, apakah peserta WUB benar-benar pemula atau wirausahawan eksisting yang sudah lama membidangi usaha.

“Untuk wirausahawan baru, harus dilihat apakah setelah mengikuti WUB mereka mampu tumbuh dan menjalankan usaha baru,” ucapnya.

“Sedangkan bagi wirausahawan lama, perlu dipastikan apakah usahanya ada peningkatan atau tidak, kualitasnya meningkat atau tidak,” katanya melanjutkan.

Salah satu pelaksana program WUB, Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumkmperindag) Kota Tasikmalaya H Dian Danawiarsa mengatakan program WUB pada dinasnya dibagi ke dalam 2 sektor yakni perdagangan dan industri.

“Untuk di dinas kami, rekrutmen peserta sudah menembus 80 persen yang kita bina dan usahanya berjalan,” kata dia.

Menurutnya, inovasi di Tahun 2020, pihaknya akan bekerjasama dengan kecamatan dan sekolah-sekolah dalam menyiapkan calon peserta WUB untuk mengikuti penjaringan.

Termasuk mengukur integritas dan kemauan peserta dalam menekuni wirausaha. “Utamanya memiliki niat, tekad dan kemauan untuk menjadi wirausahawan. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.