Kiai Amin Harapan Para Ulama Kota Tasik

117
0
IST DAPAT AMANAH. KH Aminudin Busthomi mendapatkan amanah dari para ulama di Kota Tasikmalaya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Tahun 2022, Kamis (24/12).
Loading...

Sejumlah ulama Kota Tasikmalaya kembali bersilaturahmi memantapkan misi dalam membicarakan masa depan daerah. Mereka berdiskusi di Rumah Makan Sambel Hejo, Jalan Letjen Mashudi, Kamis siang (24/12).

Pertemuan ini menyepakati bahwasanya ulama mempercayakan tonggak kepemimpinan daerah, menuju Pilkada Kota Tasikmalaya 2022 terhadap KH Aminudin Busthomi MAg.

Sekretaris MUI itu dinilai layak dan mampu mengemban amanah dalam memimpin, demi membangun Kota Santri lebih baik lagi.
Tokoh Ulama Kota Tasikmalaya, KH Wawan Nawawi mengungkapkan Kiai Amin siap mewakafkan diri demi kepentingan masyarakat.

“Semoga ini kepentingan umat, bukan semata keinginan saya atau rekan-rekan. Insya allah Kota Tasikmalaya bisa jadi contoh bagi daerah lain,”harap KH Wawan di sela pertemuan.

Menurutnya, Kota Santri diya­kini akan tertata terutama dalam pem­bangunan mental dan ketaqwaan ma­syarakat. Ketika tampu kepe­mimpinan dinakhodai sosok ulama. Sudah waktunya, kalangan pemuka agama menyatukan pandangan dengan menunjuk figur dari perwakilan kaum ajengan.

Loading...

Baca juga : Prokes Ketat Diterapkan saat Misa di Gereja Kota Tasik

“Insya allah menjawab seluruh persoalan yang ada, atau kekhawatiran elemen masyarakat yang selama ini terjadi,” kata dia.

“Kota kita dikenal kesantriannya, majelis talim, kaum niaga. Insya allah semua akan terangkul dan lebih terangkat apabila dipimpin figur yang memahami pembangunan dari sisi jasad dan ruhnya,” sambung Pimpinan Ponpes Al-Amin tersebut.

KH Wawan menilai figur Kiai Amin merupakan person pas, untuk kebutuhan Kota Tasikmalaya yang dinamis. Selain figur yang bergaul, juga memiliki prinsip-prinsip keumatan.

“Insya allah Kiai Amin mampu mengayomi semua kepentingan. Maka kita sepakat insya allah pertemuan ini, tidak hanya mengamanatkan, tetapi akan kami kawal dan pastikan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan masyarakat, negara dan Allah SWT,” tekad KH Wawan.

Pimpinan Ponpes Al Urwatul Wustho, KH Lukmanul Hakim menambahkan usulan Kiai Amin untuk didorong para alim ulama, bukan spontanitas. Melainkan hasil diskusi panjang serta melalui berbagai pertimbangan. Pihaknya menilai Kota Santri akan lebih pas, dipimpin kalangan ulama.

“Saat ini kami tertuju pada Kiai Amin untuk maju dalam pilkada Kota Tasikmalaya pada tahun 2022 mendatang. Kami percaya ia sudah mapan dan siap memimpin daerah,” harapnya.

Sebelumnya diberitakan, para ulam menggelar musyawarah yang dihadiri oleh KH Amang Baden, KH Asep Nur Ilyas, KH Badruzaman, Perwakilan Forum Pondok Pesantren (FPP) KH Ma’ruf, KH Asep Ishak, KH Miftah Fauzi, Sekretaris MUI Kota Tasikmalaya KH Aminudin Busthomi Ketua BKPRMI Ust Nuki Anwar Sidik, Ustaz Ujang Hadad, serta tokoh masyarakat H Jaka.

Mereka menyepakati dan menyamakan misi, bahwasannya pesta demokrasi mendatang sudah waktunya kalangan dari pondok pesantren turun ke gelanggang, hal tersebut diutarakan saat pertemuan di salah satu rumah makan di Kecamatan Indihiang, Sabtu (19/12).

“Kami menyatukan misi, bahwa kiai yang memiliki andil membangun daerah, berharap sejalan dengan julukan kota santri dan kota pesantren. Semoga ke depan ulama ada yang tampil dalam memimpin daerah,” kata tokoh masyarakat H Jaka kepada Radar, Minggu (20/12).

Dia menceritakan Kota Tasikmalaya sudah cukup merasakan bagaimana gaya kepemimpinan dari figur birokrat, politisi sampai dengan pengusaha. Pihaknya sepakat memanjatkan harapan supaya ke depan pemimpin dan kultur daerah yang religius Islami bisa linier dengan dipimpin dari kalangan ulama.

“Semoga nantinya ketika kiai yang memimpin kan sesuai dengan kultur daerahnya, sehingga kalau pun ada penyimpangan tidak terlalu jauh,” tuturnya.

Disinggung siapakah figur yang akan dimandatkan kalangan ulama. H Jaka menjawab, masih belum mengarah. Sebab para ulama akan terlebih dahulu melakukan istikharah sebelum menentukan mandat tersebut.

“Ingin kiai memang, tetapi belum mengarah ke siapa. Hanya, 80-90 persen figur alim ulama sudah sepakat untuk mengusungnya,” ucap H Jaka. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.