Kiai Atam: Saya Akan Putuskan Awal Tahun

149
0
KH Atam Rustam

TASIK – Dorongan terhadap KH Atam Rus­tam maju di Pilkada Tasikmalaya Tahun 2020 kian deras. Kali ini, Perkumpulan Guru Ma­drasah (PGM) Kabupaten Tasikmalaya men­deklarasikan diri untuk mendorong Ketua PCNU itu.

Dukungan secara spontan tersebut mun­cul di tengah-tengah kegiatan rapat kerj­a daerah (rakerda) ke-IV DPD PGM Kabu­paten Tasikmalaya yang dilaksanakan di Pendopo Baru Setda Kabupaten Tasik­malaya, Selasa (17/12).

Sekretaris DPD PGM Kabupaten Tasikmalaya Aep Fauzi MPd mengatakan di tengah kegiatan rakerda, semua anggota PGM sepakat mendeklarasikan dukungan terhadap Kiai Atam untuk membulatkan tekad maju sebagai calon Bupati Tasikmalaya.

“Kami (PGM Kabupaten Tasikmalaya, Red) mendukung sepenuh hati, agar ketua kami (Kiai Atam) maju sebagai Bupati Tasik di Pilkada 2020,” ujar Aep kepada Radar, kemarin.

Menurutnya, PGM Kabupaten Tasik akan mendukung Kiai Atam untuk maju menjadi ZI (calon bupati). Dan tidak mengizinkan jika diposisi Z2 (calon wakil bupati).

“Karena Kiai Atam, merupakan figur yang sangat luar biasa. Bisa mengayomi anggota dan guru-guru madrasah,” tuturnya.

Selain, kata Aep, Kiai Atam bisa menjembatani kepentingan PGM baik dengan pemerintah daerah maupun dengan Kantor Kementerian Agama. “Jadi sudah mumpuni secara kepemimpinannya, tak perlu diragukan lagi,” paparnya.

Ketua DPD PGM Kota Tasikmalaya Asep Rizal mengaku sangat mengenal sosok Kiai Atam, terlepas sebagai Ketua PGM atau Ketua PCNU juga sesepuh Pondok Pesantren KH Zaenal Musthafa Sukamanah.

“Secara pribadi, saya berharap Pak Kiai Atam maju (mencalonkan diri, Red), karena beliau paham tentang keberadaan guru madrasah, birokrasi, dan mengerti kebutuhan masyarakat Tasikmalaya,” ungkap Asep.

Secara pribadi, Asep sangat men-support dan meyakini ketika Kiai Atam bersedia mewakafkan diri bagi masyarakat secara lebih luas. Akan mudah diterima sebab sangat mengetahui kondisi masyarakat, kalangan santri dan pesantren. ”

“Akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah, ada sosok yang berkontribusi, yang berbicara bukan hanya tentang agama tetapi bicara secara birokrasi,” kata Asep.

Sementara itu, Kiai Atam mengaku berterima kasih atas dorongan yang diberikan PGM terhadap dirinya untuk maju di Pilkada 2020. “Dorongan ini sebagai doa, sementara secara pribadi masih belum bisa memutuskan maju atau tidaknya. Insyaallah nanti Januari 2020 ada keputusan (maju atau tidak),” ungkap Kiai Atam.

Sebelumnya, dukungan bagi kiai yang juga merupakan Kepala Sekolah MAN 1 Tasikmalaya itu datang dari ormas Islam di Kabupaten Tasikmalaya. Mereka menilai sang kiai layak memimpin Kota Seribu Pesantren ini.

Dukungan ormas Islam terhadap kiai berumur 55 tahun itu bukan tanpa alasan, sebab Kiai Atam merupakan tokoh ulama sekaligus pengurus Pondok Pesantren KH Zaenal Musthafa.

Untuk itu, Selasa (26/11), perwakilan ormas Islam di Kabupaten Tasikmalaya seperti PCNU, Muhammadiyah, Persis dan PUI bersilaturahmi ke Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya. Mereka membahas terkait isu kemanusiaan, agama serta politik.

Sekretaris PCNU Kabupaten Tasikmalaya Abdul Wahid mengatakan pertemuan silaturahmi antar pimpinan ormas Islam tersebut merupakan kegiatan rutin. “Kebetulan kesempatan silaturahmi kali ini dilaksanakan di kantor PCNU. Membahas soal isu kegamaan dan kemanusiaan lokal, nasional dan internasional. Termasuk mengagendakan pengajian bersama Desember nanti,” ungkap Wahid. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.