Kiprah Tiga Begal Sadis Berakhir Ditangan ‘Polisi Berdaster’

63
0

MEDAN – Polsek Medan Timur berhasil menangkap komplotan begal sadis yang selama ini meresahkan warga Medan Timur.

“Tiga pelaku ini merupakan komplotan begal sadis dan licin, mereka tidak segan-segan melukai para korbannya,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto saat memberikan keterangan didampingi Kapolsek Medan Timur Kompol Arifin, Selasa (16/7).

Tiga anggota begal tersebut adalah Ipal Ardiansyah alias Gopal (24), M Ferdiansyah alias Popay (17) dan Sopan Yohansyah alias Yoyo (21).

Kompol Arifin, Kabolsek Medan Timur Mengatakan, pihaknya telah banyak menerima laporan dari warga yang menjadi korban komplotan begal tersebut.

Aksi mereka diantaranya, pembegalan di Jalan Perkebunan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur pada Selasa 19 Maret 2019 dan pada Selasa 25 Juni 2019 dengan korban yang berbeda. Setidaknya ada lima kasus pembegalan yang dilaporkan kepada polisi yang terjadi dikawasan Kelurahan Pulo Brayan Bengkel.

“Dalam kurun waktu tersebut kita menurunkan anggota untuk melakukan penyelidikan di seputar lokasi tempat mereka sering beraksi, namun komplotan ini tidak muncul,” kata Arifin, seperti dilansir Kantor Berita RMOL Sumut.

Untuk memancing komplotan ini, polisi pun tidak kehabisan akal, seorang petugas polisi menyamar layaknya seorang perempuan dngan menggunakan daster dan kerudung.

“Polisi Berdaster” ini, mengendarai motor melintas secara berkali dikawasan-kawasan yang biasanya para komplotan begal tersebut beraksi pada jam-jam tertentu. Dimana kondisi jalan yang tidak terlalu ramai.

Sementara itu, dari kejauhan, beberapa anggota polisi lainnya menyamar sebagai warga biasa.

Umpan polisi itu ternyata dimakan oleh komplotan begal tersebut. Mengira berhadapan dengan emak-emak, pimpinan komplotan yang berjuluk Gopal berhasil ditangkap saat mencoba membegal polisi berdaster tersebut.

“Disitulah tim kita akhirnya berhasil meringkus komplotan pelaku. Petugas kemudian mengorek informasi dan diperoleh identitas rekan-rekannya yang terlibat dalam aksi begal pada lima kejadian sebelumnya,” ujar Arifin.

Kompol Arifin mengatakan, kasus ini belum tuntas, pihaknya masih memburu beberapa anggota dari komplotan begal tersebut.

“Identitas mereka sudah kita ketahui setelah pimpinannya kita interogasi,” demikian Kompol Arifin. (Yelas Kaparino/Rmol/radartasik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.