Kisruh Proyek Gedung Tulip RSUD dr Soekarjo Kota Tasik Jangan Ganggu Pelayanan Rakyat Miskin..!

121
0
Loading...

INDIHIANG – Lambatnya pelaksaan Final Hand Over (FHO) atas pelaksanaan kegiatan pembangunan Tahap II Gedung Tulip RSUD dr Soekardjo, diharapkan tak sampai mengganggu terhadap pelayanan pasien.

Sebab, saat ini kondisi RSUD kekurangan kuota bed rawat. Terlebih bangunan lama ruang rawat Mitra Batik dirobohkan dan bangunan baru Mitra Batik masih proses pembangunan.

“Kita minta hal nonteknis semacam itu tidak jadi kendala. Yang jadi prioritas sekarang itu kapasitas bed berkurang banyak pasien tertahan di IGD,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Ahmad Junaedi kepada Radar, Jumat (29/11).

Menurutnya kondisi Gedung Tulip saat ini perlu penanganan secara fasilitas. Kondisi beberapa peralatan terjadi kendala salah satunya saluran air.

“Jadi mohon segera dituntaskan, khawatir pihak rumah sakit ingin melakukan perbaikan tapi terganjal administrasi,” katanya.

“Kita tidak berharap pasien yang saat ini dirawat di tulip merasa kecewa. Padahal gedung itu bantuan pusat dan provinsi, yang spiritnya untuk pelayanan warga kurang mampu,” sambung Politisi PKB itu.

Dia menambahkan, sejatinya apabila komunikasi antar pihak terkait pelaksanaan kegiatan pembangunan solid, tentunya hal sesederhana itu tidak perlu menjadi polemik dan bisa selesai sesuai jadwal.

Loading...

“Sesegera mungkin dirampungkan, ini urusan pelayanan kesehatan dan nyawa pasien,” tuturnya menegaskan.(igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.