Kisruh Rotasi-Mutasi antara Wali Kota Banjar & Wakil, Begini Kata Ade Uu..

196
0

BANJAR – Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih mengaku proses rotasi mutasi pejabat ASN sudah disiapkan jauh-jauh hari. Ia mengaku prosedur yang ditempuh sudah sesuai aturan.

“Soal rotasi itu sudah digodok berbulan-bulan, tidak ada masalah. Insya Allah,” kata Ade Uu Sukaesih saat diwawancara di Pendopo Kota Banjar, Jumat (11/12).

Ditanya soal polemik dan komunikasi dengan Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana terkait rotasi mutasi, Ade Uu memilih tak berkomentar. Menurutnya, proses rotasi dan mutasi sudah sesuai aturan. “Ah sudah saya mah tidak mau berkomentar, pokokna mah saya mah Insya Allah sudah sesuai aturan,” katanya.

Terpisah, pemerhati pemerintahan Sidik Firmadi prihatin lantaran dua pucuk pimpinan di Kota Banjar nampak tidak harmonis. Sehingga berisiko memberi contoh yang tidak baik terhadap bawahan.

“Bagaimana para pejabat dibawah bisa kompak dan solid untuk membangun Kota Banjar, sedangkan pimpinannya saja berselisih dan tidak kompak. Saya berharap kejadian ini tidak terulang kembali, wali kota Banjar dan wakil wali kota Banjar harus sadar bahwa “ongkos demokrasi” dalam rangka pelaksanaan pemilihan kepala daerah itu sangat mahal dan dibiayai menggunakan APBD, maka mereka berdua harus fokus bekerja demi kepentingan masyarakat Kota Banjar, jangan justru menunjukkan perselisihan yang tidak penting di depan umum, yang sebenarnya bisa diselesaikan di dalam secara baik-baik,” katanya.

Baca juga : Wakil Wali Kota Banjar Merasa tak Dianggap dalam Rotasi-Mutasi Pejabat

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana bersuara terkait pelaksanaan rotasi mutasi dan pelantikan pejabat tinggi pratama yang digelar di Pendopo Kota Banjar Kamis (10/12). Nana mengaku dirinya selalu dikangkangi atau dilangkahi dalam pelaksanaan rotasi dan mutasi.

Nana mengaku tidak diajak berunding dalam menentukan rotasi pejabat ASN. Bahkan, kata dia, pada pelaksanaan rotasi mutasi kemarin, ia tidak diberikan data pejabat yang dirotasi dan dilantik oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD).

“Ini sudah tidak normal. Saya sampaikan rotasi ini tidak normal. Saya sebagai wakil wali kota tidak diberi kesempatan untuk berunding. Sudah lima kali saya menyampaikan masukan-masukan, namun tidak pernah digubris,” kata dia. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.