KKN Mahasiswa UNIGAL Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

3

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Galuh (Unigal) Posko Desa Sukahurip Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, menggelar penyuluhan tentang bahaya narkoba, di MA YPPS Desa Sukahurip, Senin (20/08/2018).

Sebanyak 60 peserta yang hadir merupakan perwakilan dari MA YPPS Desa Sukahurip
Kecamatan Cihaurbeuti Kelas X dan Kelas XI.

Menurut ketua pelaksana Aan Farhan, kegiatan ini bertemakan ‘Membentuk Generasi Muda Bebas Narkoba’ sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap generasi muda.

“Khususnya yang masih pelajar. Kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya
mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kalangan pelajar,” ujarnya.

Aan berharap dengan adanya penyuluhan tentang bahaya narkoba ini bisa memberikan
informasi kepada peserta bahwa narkoba itu berbahaya apabila disalahgunakan.

Aan pun menghimbau kepada peserta yang hadir jangan pernah mencoba narkoba dan mampu untuk menolak narkoba.

Selanjutnya, narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis Rachman Haerudin S Sos, selaku Konselor Seksi Rehabilitasi BNNK Ciamis pada kegiatan ini memaparkan materi dengan judul ‘Remaja Melawan Narkoba’.

Rachman menyampaikan apresiasinya atas digelarnya kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dalam upaya P4GN kepada pelajar MA YPPS Desa Sukahurip.

Menurut Rachman, peran serta masyarakat dalam melaksanakan kegiatan P4GN merupakan bentuk kepedulian masyarakat termasuk di dalamnya mahasiswa dan pelajar, dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

“Karena pemberantasan narkoba ini tak mungkin hanya dilakukan BNN dan Aparat
hukum saja. Apalagi permasalahan narkoba yang saat ini sudah cukup mengkhawatirkan,” katanya.

Selain menerangkan narkoba beserta jenis, bahayanya dan sanksi hukumnya, Rachman juga menyampaikan pesan apabila ada keluarga, kerabat dan teman di lingkungannya yang terlanjur menjadi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba, segara untuk melapor kepada pihak terkait atau langsung kepada BNN untuk direhabilitasi baik secara rehabilitasi medis atau rehabilitasi sosial.

“Para peserta diharapkan menjadi mitra atau perpanjangan tangan BNN untuk menyampaikan bahaya narkoba kepada teman, keluarga dan masyarakat sekitar guna mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” pungkasnya. (rls)

loading...