Klaster Cabai BI Pasarkan Saus Taraju

160
0
PRODUK OLAHAN. Ketua Kelompok Bukti Tani Taraju Dadang Abdul Rahmat menunjukkan produk saus dan sambal Taraju Selasa (26/11). Produk ini mulai dipasarkan secara online. Radika Robi Ramdani / Radar Tasikmalaya

TASIK – Klaster cabai binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tasikmalaya yakni Kelompok Bukti Tani Taraju Kabupaten Tasikmalaya mulai mengembangkan produk olahan berupa saus dan sambal terasi kemasan dengan merek Taraju.

Ketua Kelompok Bukti Tani Taraju Dadang Abdul Rahmat mengatakan, kelompoknya berdiri sejak tahun 1997 dengan anggota aktif 25 orang. “Alhamdulillah sudah berdiri selama 22 tahun dan masih bertahan hingga saat ini dalam menanam jenis tumbuhan cabai TW,” ujarnya kepada Radar, Selasa (26/11).

Program pembinaan dari BI sangat membantu peningkatan kapasitas kelompok taninya. BI memberikan sarana bantuan berupa mesin kultifator, pompa air serta pelatihan pembinaan membuat produk hasil pasca panen.

“Makanya sejak dua tahun lalu, kami sudah membuat produk olahan berupa saus,” katanya.

Saus dan sambal tersebut awalnya dipasarkan di wilayah Taraju, penjualannya pun bagus. Saat ini pemasarannya merambah ke Bandung, Jawa Tengah dan seluruh Indonesia dengan sistem pemasaran secara online melalui Instagram dan Facebook. Penjualan dalam sehari mencapai ratusan botol saus.

Dalam hal pemasarannya, kelompok Bukti Tani Taraju difasilitasi BI. Anggota kelompok tani mengikuti pelatihan dan study banding ke Pangalengan selama 3 hari. “Di sana kita melihat cara pemasarannya agar masuk ke pasar tradisional, pasar modern dan pasar online. Kita pun diberi pelatihan pemasaran secara online,” katanya.

Selain itu, sambungnya, setelah adanya pembinaan dari BI, operasional kelompok tani pun bisa dipangkas. Sebab, awalnya kelompok tani memiliki beban upah pekerja yang cukup besar, kini setelah adanya bantuan mesin dari BI, dapat mengurangi biaya operasional.

“Sebelum adanya pendampingan dari BI, kami menggunakan tenaga kerja sampai 10 orang untuk menyelesaikan pembuatan produk saus beberapa hari, tapi setelah ada bantuan mesin dapat memangkas waktu. Sehari juga pengerjaan bisa selesai,” katanya. (obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.