Kluster Baru Covid-19 di Salah Satu Pesantren di Kawalu Muncul dari Transmisi Lokal

3
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Melonjak kembali kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya, Selasa (06/10) siang, dari 31 pasien 1 diantaranya adalah kluster baru.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, kluster baru itu muncul di salah satu pesantren yang berada di Kecamatan Kawalu.

“Jadi dari kasus yang muncul hari ini ada 1 yang positif dari kluster pesantren baru yang berada di wilayah Kota Tasik,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com.

Uus berharap munculnya kasus positif Covid di lokasi itu tak menjadi kluster baru. Karena yang terkonfirmasi baru 1 orang.

“Hari ini di lokasi pesantren yang ada pasien terkonfirmasi positif itu sedang di-tracing sebanyak 125 orang,” terangnya.

Penanganannya di lokasi pesantren baru itu, beber dia, juga tak bisa keluar masuk pihak keluarga santri maupun para penghuninya.

Loading...

“Penanganannya sama seperti di pesantren sebelumnya. Riwayatnya hampir sama seperti dengan yang terjadi di Cihideung,” bebernya.

“Mungkin tertular di wilayah kita. Transmisi lokal. Ini yang positif santrinya. Tapi masih semua kemungkinan untuk penularannya seperti apa karena masih tracing,” sambungnya.

Sementara itu untuk penambahan 22 kasus dari pesantren di Cihideung jika pasienya dalam kondisi tertular berat, ada keluhan atau komorbit diisolasi ke RSUD atau rumah sakit swasta.

“Kalau keluhannya ringan di Rusunawa Tamansari. Kalau yang tidak ada keluhan sama sekali dan kondisi umumnya baik, kita tempatkan di pesantren masing-masing,” tambahnya.

Jadi, jelas Uus, dalam penanganan Covid kali ini orang yang sehatnya diamankan dari lokasi munculnya kluster karena penambahannya terus berjalan.

“Kemudian yang sehatnya kita izinkan untuk pulang setelah melewati proses pemeriksaan kita. Tapi yang sakit kita atur penataan penanganannya di pesantren masing-masing,” jelasnya.

Kemudian, tukas Uus, yang positif ada keluhan juga diisolasi di lokasi kluster itu dengan catatan kondisi umum bagus, tak ada komorbit dan tak ada keluhan lainnya (asimptomatik).

“Nah nanti akan ada kunjungan dari nakes kita secara rutin ke lokasi pesantren tersebut. Ini juga akan berlaku untuk lokasi pesantren lainnya jika ditemukan hal serupa,” tukasnya. (rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.