KNPI Nilai Rekrutmen Panwascam Tak Objektif

197
0
Hendra Muttaqin

GARUT KOTA – Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Garut Hendra Muttaqin menilai rekrutmen Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) yang dilakukan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Garut tidak transparan dan objektif.
“Kami menilai rekrutmen Panwascam ini tidak transparan, salah satunya terkait koodinasi dengan pihak kecamatan yang kurang terbuka,” ujarnya kepada Rakyat Garut, Minggu (8/10). Menurut dia, dalam rekrutmen ini pihaknya juga melihat adanya kejanggalan-kejanggalan, salah satunya yakni Panwaslu Kabupaten Garut tidak memperpanjang pendaftaran rekrutmen Panwascam, sementara pendaftar di tiap kecamatan masih kurang.
“Ketika kami tanyakan, katanya persyaratan sudah memenuhi yakni per kecamatan sudah ada 9 orang pendaftar. Tapi kenyataan di lapangan ada beberapa kecamatan pendaftar kurang dari 9 orang,” paparnya.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga melihat banyak PNS yang ikut mendaftarkan diri menjadi Panwascam dengan alasan kurangnya pendaftar. “Kami melihat juga sudah ada “kavling-kavling” (titipan orang) tiap kecamatan ini,” terangnya.
Melihat hal tersebut, pihaknya menyayangkan pelaksanaan rekrutmen Panwascam. “Kalau perekrutannya seperti ini, gimana pelaksanaannya nanti,” ujar dia.
Terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Garut Heri Hasan Basri menampik tudingan tersebut. Menurut dia, pelaksanaan rekrutmen tersebut sesuai aturan yang berlaku. “Kalau menuding seperti itu, tolong buktikan. Kami sudah melaksanakan dengan seobjektif mungkin serta transparan dan terbuka,” ujarnya.
Menurut dia, dalam pelaksanaannya juga, Panwaslu Kabupaten Garut tidak mengetahuinya karena yang melaksanakan tes tulis ataupun tes yang lainnya dilakukan oleh Panwaslu Provinsi Jawa Barat. “Mau ada titipan gimana, yang melakukannya juga provinsi bukan di kabupaten,” pungkasnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.