Kober Alphabet Kota Tasik Raih Penghargaan Kemendikbud

72
0
BERPRESTASI. Ketua Pengelola Kelompok Bermain Alphabet Kota Tasikmalaya H Maulana Asmara SPd bersama Guru Kober Alphabet Kota Tasikmalaya Riyyani Mulyana SPd saat meraih penghargaan dari Kemendikbud, Sabtu (21/11).
BERPRESTASI. Ketua Pengelola Kelompok Bermain Alphabet Kota Tasikmalaya H Maulana Asmara SPd bersama Guru Kober Alphabet Kota Tasikmalaya Riyyani Mulyana SPd saat meraih penghargaan dari Kemendikbud, Sabtu (21/11).
Loading...

TASIK – Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (Kober) Alphabet meraih penghargaan dari Kemendikbud kategori karya inovatif inspiratif pembelajaran dan pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masa pandemi Covid-19. Penyerahan penghargaan digelar di Merlynn Park Hotel Jakarta Pusat pada 18 – 22 November 2020.

Ajang penghargaan ini digelar Kemendikbud melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Penghargaan diberikan untuk karya inovatif dan inspiratif pembelajaran dan pengelolaan PAUD selama masa pandemi dalam rangka Hari Guru Nasional 2020.

Dalam penganugerahan tersebut, peserta yang mendaftar sebanyak 937 lembaga pendidikan anak usia dini. Ada 4 kategori yaitu Guru TK, Kepala TK, Guru KB/TPA dan Pengelola KB/TPA.

Ketua Pengelola Kelompok Bermain Alphabet Kota Tasikmalaya H Maulana Asmara SPd mengatakan, pihaknya bersyukur karena TK dan Kober Alphabet mendapatkan kategori nominasi terbaik Kepala Sekolah Inovatif dan Guru Inspiratif tingkat nasional dari Kemendikbud.

“Pada event ini, kami melakukan presentasi dengan judul Entrepreneurship Mendorong Merdeka Belajar Tenaga Pendidik dan Peserta Didik di Masa Pandemi Covid-19 Menjadi Insan; Jujur, Unggul, Akhlak Mulia, Religius dan Atraktif,” kata H Maulana Asmara SPd didampingi Guru Kober Alphabet Kota Tasikmalaya Riyyani Mulyana SPd kepada Radar, Minggu (22/11).

Loading...

Selain itu, TK dan Kober Alphabet Kota Tasikmalaya bisa masuk ke dalam 20 nominasi terbaik, sebagai pengelolaan PAUD inovatif dan inspiratif selama pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan dengan penghargaan ini lembaga kami dapat lebih baik dalam memberikan layanan pendidikan usia dini,” katanya.

Selain itu bisa memotivasi lembaga PAUD di Kota Tasikmalaya untuk terus berkarya. Menurutnya, menang dan kalah itu bonus, yang berharga adalah pengalaman.

“Menjadi nilai positif untuk terus mencetak generasi emas di masa yang akan datang,” ujarnya. Pelaksanaan lomba ini juga memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Seperti peserta harus mentaati karantina, pemaparan presentasi satu persatu, menggunakan masker, sarung tangan dan jaga jarak.

“Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan dan mencegah penularan Covid-19. Mengingat peserta datang dari 32 provinsi Se-Indonesia,” katanya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.