Beranda Umum Komisi I Monitoring ke Kecamatan, Pelayanan dan Kantor Perlu Ditingkatkan

Komisi I Monitoring ke Kecamatan, Pelayanan dan Kantor Perlu Ditingkatkan

126
BERBAGI
RAKER. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Arip Rachman SE MM memimpin rapat kerja beberapa waktu lalu.

KOMISI I DPRD Kabupaten Tasikmalaya melakukan monitoring kondisi kantor, pelayanan E-KTP dan keamanan masyarakat di wilayah kecamatan.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Arip Rachman SE MM menjelaskan pihaknya membuat dua tim untuk melakukan monitoring melihat kondisi perkantoran, pelayanan dan keamanan di beberapa kecamatan.

Tim satu, kata Arip, melakukan monitoring ke Kecamatan Sukaraja, Salopa, Jatiwaras sampai ke Cikalong. Sementara tim dua ke Kecamatan Bojonggambir dan Salawu untuk melihat kondisinya seperti apa.

”Ternyata kondisi perkantoran hampir sebagian besar sangat memperihatinkan,” terang Arip.

Menurut Arip, kondisi perkantoran pemerintah kecamatan, sangat jauh dengan kondisi kantor desa saat ini.

”Lebih representatif kantor desa daripada kantor kecamatan, sekarang kecamatan lebih banyak  memprihatinkan. Dan ini harus menjadi perhatian bagi pemerintah kabupaten untuk memperbaikinya,” tegasnya.

Kata Arip, pantauan ke lapangan melihat bagaimana pelayanan perekaman dan pencetakan E-KTP di kantor kecamatan.

Ternyata masih banyak kendala dalam hal pencetakan. Bahkan sampai ada E-KTP masyarakat yang sudah di rekam dari tahun 2015 sampai saat ini belum dicetak.

“Jadi masih terkendala dalam pencetakan. Permasalahan ini nanti kita akan tindak lanjuti dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam rapat kerja,” paparnya.

Kemudian berkaitan dengan monitoring kondisi keamanan di setiap kecamatan, tambah Arip, berkaitan dengan isu penyerangan terhadap para ulama atau kiai.

”Kita ingin memastikan kondisi di lapangan dalam berbagai hal. Termasuk yang banyak muncul isu di masyarakat, soal penyerangan terhadap ulama,” paparnya.

Walaupun beredar isu terkait penyerangan ulama, tetapi sejauh ini tidak menganggu kondusivitas di masyarakat.

”Tapi masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya tidak terlalu terpengaruh, hanya ramai di media sosial saja,” katanya.

Dengan sikap seperti itu menandakan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya sudah dewasa dalam menyikapi informasi yang beredar.

Dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengundang semua dinas terkait temuan-temuan Komisi I saat monitoring ke lapangan.

“Kita akan sampaikan mulai dari kondisi kantor kecamatan, perekaman E-KTP sampai kondisi keamanan di masyarakat terkait isu yang beredar,” tandasnya.

(dik/*)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.