Kambing Diusir, Bersihkan Sampah dan Rumput Liar

Komisi III: Dinas LH dan PUPR Harus Sinergi

64
MEMBERSIHKAN. Petugas UPT Kebersihan Kecamatan Singaparna mulai membersihkan sampah dan rumput liar di taman Gedung Bupati Tasikmalaya Kamis (2/8).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

SINGAPARNA – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Dzulfikri menyayangkan Dinas Lingkungan Hidup (LH) serta Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) saling lempar kewenangan soal pengelolaan taman di Gedung Bupati (Gebu) Tasikmalaya. Seharusnya kedua instansi tersebut sinergi dalam pengelolaan kawasan taman di perkantoran.

Kata dia, kewenangan yang mengurus taman berada di Dinas PUPR. Sedangkan Dinas LH kewenangannya dari kebersihan. Jadi sudah sepantasnya kedua lembaga ini kerja sama merawat dan mengelola taman. “Nanti mengikuti revisi RPJMD akan ada perubahan soal kewenangan di organisasi perangkat daerah (OPD). Jadi nantinya yang lebih tepat mengelola taman adalah Dinas LH,” jelasnya kepada Radar, Kamis (2/8).

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya langsung melakukan gerakan dengan membersihkan taman di kawasan perkantoran dari sampah dan rumput liar oleh petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Kecamatan Singaparna. Selain membersihkan sampah dan rumput liar, mereka juga mengusir hewan ternak kambing yang berada di kawasan taman.

“Membersihkan taman ini sudah ada jadwal khusus yang ditentukan. Sedangkan soal hewan ternak masuk ke taman sudah diusir dan itu milik warga sekitar,” ujar Suherlan (40), petugas dari UPT Kebersihan Kecamatan Singaparna kepada Radar disela memotong rumput liar kemarin.

Kata dia, para petugas cukup kesulitan ketika mengusir hewan ternak dari taman. Selain jumlahnya banyak, hewan tersebut selalu kembali lagi dengan bebas karena tidak ada pintu gerbang untuk masuk ke kawasan perkantoran ini. “Jadi hewan ternak ini masuk dan keluar begitu saja,” katanya.

Petugas kebersihan lainnya, Feri Fauzi (27) mengatakan ada 10 orang yang bertugas membersihkan taman di kawasan perkantoran. “Kami direkrut langsung oleh Dinas LH untuk merawat, memotong rumput liar di kawasan perkantoran dengan dibayar Rp 50 ribu per hari,” tandasnya. (dik)

loading...