Komisi III DPRD Kota Tasik Pesimis Proyek Tepat Waktu

272
0

TAWANG – Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya monitoring perbaikan drainase di Jalan BKR, depan Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang, Jumat (8/12).

Melihat perkembangan pekerjaannya, Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Heri Ahmadi didampingi anggotanya, Ate Tachjan, pesimis proyek tersebut selesai tepat waktu.

“Saya tidak yakin ini bisa selesai sesuai kontrak kerja karena masih jauh dari beres pekerjaannya. Bahkan, ada beberapa lokasi belum sama sekali dicor beton,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Apalagi, tambah dia, menjelang akhir tahun ini intensitas curah hujan selalu tinggi. Kondisi alam ini akan menjadi kendala dalam penyelesaian proyek drainase.

“Kami meminta dinas bisa memantau dan rekanan mampu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu bagaimanapun caranya. Karena, jika dibiarkan seperti ini mengganggu masyarakat juga baik yang aktivitas di jalan maupun berdagang di toko,” bebernya.

Komisi III juga mendapatkan informasi beberapa titik pembangunan drainase yang sempat terhenti seperti di Jalan SL Tobing dan lokasi lainnya. Padahal, ini menjelang akhir tahun. Rekanan seharusnya mampu meningkatkan intensitas kerja supaya bisa segera selesai bukan malah ada pemberhentian.

“Ini baru bicara fisik saja, kita belum berbicara kualitas dari pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan,” paparnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Nurul Awalin meminta semua rekanan mampu menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan kontrak yang disepakati. Jangan sampai tidak selesai tahun sekarang karena yang akan rugi jika tidak selesai adalah masyarakat termasuk rekanan itu sendiri akan kena penalti.

“Apakah caranya menambah pekerja, menambah jam kerja atau apa pun yang penting pada akhir kontrak harus bisa diselesaikan,” tegasnya.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasikmalaya Indra Risdianto mengatakan pihaknya optimis semua pekerjaan pembangunan drainase bisa selesai tepat waktu. Pasalnya progres pengerjaan terus meningkat.

“Sejauh ini kami masih percaya akan selesai tepat waktu, walaupun keterlambatan satu atau dua hari pasti ada,” paparnya.

Agar pekerjaan tepat waktu, pihaknya juga sudah menekankan kepada semua rekanan yang mengerjakan pembangunan drainase ini bisa diselesaikan sesuai dengan kontrak. Kontrak kerja rekanan akan habis beragam ada yang tanggal 15 dan 24 Desember 2017.

”Ada sekitar 20 rekanan yang sudah diingatkan untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu,” terangnya.
Indra menambahkan Jalan SL Tobing memang belum dilanjutkan pekerjaannya. Karena, rekanannya saat ini masih fokus dulu di perempatan Padayungan. Rekanannya sama dengan proyek Jalan SL Tobing. ”Tapi nanti akan maju menyelesaikan semuanya,” tandas dia. (yfi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.