Komisi III Meminta Penjelasan Kasus Situ Leutik

140
0
DISELIDIKI. Bangunan di proyek taman terpadu Situ Leutik dipasang garis polisi. Polres Banjar masih mendalami ambruknya bangunan tersebut. cecep herdi / radar tasikmalaya
DISELIDIKI. Bangunan di proyek taman terpadu Situ Leutik dipasang garis polisi. Polres Banjar masih mendalami ambruknya bangunan tersebut. cecep herdi / radar tasikmalaya
Loading...

BANJAR – Sebanyak delapan anggota Komisi III DPRD Banjar mengunjungi Mapolres Banjar Senin (30/12). Selain bersilaturahmi, mereka melaksanakan kunjungan kerja perihal penanganan hukum kasus proyek Situ Leutik yang menelan korban jiwa.

Saat dikonfirmasi, ketua rombongan Gun Gun Gunawan mengatakan polisi telah menetapkan empat tersangka dalam kasus tersebut. Empat orang itu bertanggungjawab atas ambruknya dome pada 7 November 2019 dan menyebabkan pekerja bangunan luka dan meninggal dunia.

“Kami dari komisi III sekitar delapan orang melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Banjar untuk meminta penjelasan secara langsung bagaimana penanganan hukum kasus Situ Leutik itu hingga ditetapkannya empat tersangka,” kata Gun Gun Senin (30/12).

Ia menyebut komisi III sudah melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasca runtuhnya bangunan di objek wisata tersebut.

“Sejak awal kami tidak mengintervensi proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, kami menyerahkan sepenuhnya pengungkapan kasus itu oleh polisi. Namun kami juga melihat hasil sidak saat itu memang ada kejanggalan dalam proyek pekerjaannya,” kata dia.

Gu Gun juga menyebut dari hasil kunjungannya ke Polres, kasus Situ Leutik murni pidana umum dan empat tersangka sudah ditetapkan. Dua sebagai pengawas proyek dan dua lagi pengawas dari pihak konsultan. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.