Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Angkat Suara Soal Pembatasan Akses Medsos

25

BANDUNG– Akses medsos yang dibatasi membuat banyak pekerjaan terganggu.

Selain itu alasan dari hal itu dinilai tidak terlalu kuat.

Akhirnya ada pendapat akses media sosial (Medsos) yang dilakukan sejak Rabu (22/5) dianggap berlebihan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jabar, Daddy Rohanady, Jumat (24/5/2019).

“Menurut saya tidak terlalu urgent. Saya tidak tahu alasan yang sesungguhnya apa, harusnya kementerian bukalah itu, jadi kalau dikatakan ada banyak informasi yang ngawur kan sesungguhnya kondisi seperti ini sudah berjalan sejak 8 bulan 9 bulan lalu ketika kampanye mulai, kenapa sekarang justru baru sekarang,” kata Daddy yang juga Sekretaris Fraksi Partai Gerindra.

Dengan kondisi saat ini Daddy mengaku banyak pekerjaannya yang terhambat. Di mana sekarang banyak orang mengirimkan gambar secara langsung sebagai informasi dari pada harus mengetik.

“Ya gimana putus juga komunikasi, beruntung memang akhirnya pesan WA-nya yang bukan gambar masih bisa jalan, tapi kan terkait jadwal kirim jadwal orang harus ngetik lagi, tidak bagi semua orang tapi dalam banyak kasus butuh foto seperti itu jauh lebih praktis ketimbang ngetik ulang satu-satu,” ujarnya.

Oleh Karenanya Daddy meminta agar pemerintah segera menghentikan pembatasan medsos yang masih berlangsung hingga saat ini. 

(aga/rmol/pojokjabar)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.