Kompetisi Asah Kemampuan Atlet

317
0
RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA FIGHT. Dua peserta bertarung memperebutkan gelar juara dalam kompetisi taekwondo di GOR Lidya Sabtu (18/11).

TASIK – UKM Taekwondo Universitas Siliwangi (Unsil) menggelar kompetisi taekwondo di GOR Lidya Kecamatan Bungursari kemarin (18/11). Kompetisi diikuti 504 peserta dari 47 dojo di Kota Tasikmalaya. Terbagi dalam kelas usia SD, SMP dan SMA.
Ketua Penyelenggara Indra Wijaya menjelaskan Taekwondo tidak bisa disamakan dengan pertarungan preman. Seorang atlet taekwondo dituntut disiplin dan tidak menggunakan keterampilannya semena-mena. “Ada aturan. Contohnya, kalau lawan sudah jatuh tidak boleh lagi memukul atau menendang,” terangnya saat ditemui di lokasi.
Selain untuk memperkuat silaturahmi, lanjutnya, kompetisi tersebut bertujuan mengasah bibit-bibit atlet taekwondo. Jangan sampai atlet kehilangan event untuk menyalurkan bakat bertarungnya di arena. “Penyaluran hasil latihan juga. Sayang, kalau sudah sering latihan tapi tidak tersalurkan,” tuturnya.
Menurut dia, setiap kejuaraan menjadi sarana untuk menyerap perkembangan dunia taekwondo. Sebab, seiring perkembangan, aturan pertandingan taeokwondo bisa berubah-ubah. “Dulu, kalau kita jatuh lawan kita dinilai melanggar. Sekarang terbalik, jadi kita yang dianggap diving,” pungkasnya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.