Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.2%

20.3%

8.1%

67.4%

Komplotan Maling Spesialis Toko Kelontongan di Cisayong Tasik Diciduk, 2 Pelaku Ditembak

913
0
3 SPESIALIS MALING TOKO KELONTONGAN
Tiga pencuri spesialis toko kelontongan saat diperiksa penyidik Satreskrim Polresta Tasik, Selasa (25/08) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Kasus pembobolan toko kelontongan yang kerap meresahkan masyarakat berhasil diungkap Satreskrim Polresta Tasikmalaya.

Selasa (25/08) pagi, 3 orang komplotan pelaku pencuri spesialis ini berhasil diciduk polisi.

Dua orang pelaku kakinya mendapat hadiah timah panas (Ditemba karena saat hendak ditangkap malah melawan petugas.

Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Anom Karibianto mengatakan, kasus ini terungkap setelah pihaknya melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap para saksi.

Sebab, komplotan ini terakhir beraksi di Cisayong, Kabupaten Tasik yang membobol sebuah toko kelontongan pada 20 Agustus lalu.

“Lalu kita kejar mereka. 3 orang berhasil kita tangkap. Pelakunya 3 orang dan 1 orang masih DPO,” ujar Kapolres kepada radartasikmalaya.com, Selasa siang.

Terang Anom, ketiga pelaku ini bukan orang Tasik. Mereka adalah MS (37), TH (41) dan AW (36). Mereka warga Indramayu, Karawang dan Bandung.

“Dari pelaku kita temukan barang bukti ada linggis, tang, dan mobil yang digunakan untuk operasional komplotan ini,” terangnya.

“Komplotan ini sudah melakukan kejahatan beberapa kali. Selain di tempat kita di Cisayong, berdasarkan pemeriksaan mereka melakukan kejahatan di Bekasi, Karawang, Tegal dan Brebes,” sambungnya.

Anom menambahkan, komplotan ini spesialis pencurian dengan modus pakai linggis atau alat lain dengan merusak kunci yang ada di toko-toko tersebut.

“Ini baru kita ungkap dan masih dilakukan pemeriksaan. Ada yang residivis. Ada yang masih DPO. Kita pokoknya masih kembangkan. Yang pasti mereka melakukan kejahatan jaringan lintas kota,” tambahnya.

Jelas Anom, mereka mengincar toko-toko kelontongan. Selain mengincar uang, mereka juga mencurivbarang berharga lainnya yang bisa dijual cepat di toko tersebut.

“Pasal yang kita kenakanan 363 ayat 1, 3, 4, 5 junto pasal 64 KUHP yang bersangkutan melakukan pencurian dengan pemberatan terancam 7 tahun penjara,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.