Beranda Kota Tasik Komunitas BLS Siap Bersinergi Perangi Narkoba

Komunitas BLS Siap Bersinergi Perangi Narkoba

120
0
BERBAGI
INGIN BERKONTRIBUSI. Ketua BLS Tasikmalaya Fahmi Mubarok bersama membernya Aris Roziaman, Alpin Andaresta dan Agung Nugraha saat mengunjungi Graha Pena Radar Tasikmalaya, Senin (12/3). (Foto : Firgiawan / Radar Tasikmalaya)

TASIK – Komunitas pecinta modifikasi motor bergaya Thailand Baby Look Style (BLS) Tasikmalaya siap bersinergi dengan pemerintah dan aparat memerangi narkoba.

Ketua BLS Fahmi Mubarok mengatakan keinginan memerangi narkoba terdorong atas adanya sosialisasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya dan aparat kepolisian Sabtu malam (10/3).

“Saat sosialisasi dari BNN dan tes urine, kami terbukti klir. Tidak teridentifikasi penyalahgunaan narkotika dan sejenisnya. Kami ingin hobi motor itu tidak selalu diidentikkan dengan hal negatif, maka siap memerangi narkotika dan lainnya lewat upaya sinergitas dengan pemerintah,” ungkapnya di Graha Pena Jalan SL Tobing No 99 Kota Tasikmalaya Senin (12/3).

Fahmi menceritakan banyak mendapat masukan setelah sharing dengan BNN. Sebagai pecinta modifikasi, BLS, yang berpusat di Tasikmalaya dan memiliki zone di luar Pulau Jawa ini, bertekad menjaga nama daerah. Bahkan, kelompok otomotif yang didominasi kalangan terdidik, seperti pelajar dan mahasiswa ini, bisa menjadi kebanggaan daerah melalui eksis di hobi tersebut. “Keep simple and safety dan visi misi kami. Satu arah, satu tujuan satu pemikiran yang berarti memiliki hobi sama modifikasi gaya Thailand dengan tujuan kita untuk silaturahmi dan berkegiatan positif,” jelas pentolan komunitas yang dibentuk 23 April 2016 itu.

Hobi modifikasi, kata dia, tidak harus selalu dimaknai dengan kehidupan malam glamor dan bebas. Melainkan lebih bertanggungjawab dalam menjaga kendaraan dan berkendara. Mengingat beberapa kalangan orang tua masih menganggap hobi motor yang kerap nongkrong di jalan memiliki citra negatif. Padahal, konten pembahasan saat nongkrong tidak selalu ke arah hura-hura atau kegiatan hedon lainnya. “Kita (Kota Tasikmalaya, Red) juga merupakan Kota Santri,” ungkapnya.

** Bersama Jaga Tasikmalaya

Pegiat Komunitas Tasikmalaya Uyung Aria juga mengajak semua pihak untuk menjaga keamanan dan kondusivitas di Kota Tasikmalaya. Terlebih, akhir-akhir ini berandalan kerap meresahkan masyarakat. “Hal ini semakin marak karena belum ada sanksi berat yang diterapkan,” jelasnya. Sabtu malam (10/3), Polres Tasikmalaya Kota menyita senjata tajam dan minuman keras di pusat Kota Tasikmalaya dari berandalan motor.

Uyung menganalisa masih banyaknya penyalahgunaan miras di kalangan anak muda, karena sanksinya ringan. Yaitu tindak pidana ringan (tipiring). Berikutnya, tidak adanya jam malam di Kota Tasikmalaya seperti di kota lain.

“Pemerintah pun kami harap bisa membuat peraturan semacam jam malam terutama kerumunan di tempat umum yang disinyalir akan berekses pada ketentraman warga. Pihak kepolisian dan keamanan juga diharap ekstra berpatroli di malam hari dan membuat hotline service untuk aduan tentang kamtibmas,” beber tokoh senior dunia otomotif Tasikmalaya ini.

Ketua Ormas POT Enan Suherlan berharap polisi melakukan pendalaman terhadap kasus penemuan senjata tajam pada Sabtu malam di pusat Kota Tasikmalaya. Karena, itu sudah mengindikasikan adanya itikad tidak baik.

“Nongkrong masa bawa sajam (senjata tajam, Red) di mana orang sedang bersantai dan nongkrong. Harus digali apa yang mendasari mereka bawa sajam. Apalagi dalam keadaan tidak sadar dibuktikan mabuk,” herannya.

Menurut Enan, penemuan senjata tajam itu menjadi pekerjaan rumah bersama. Mengingat dalam pengamanan yang dilakukan Polres Tasikmalaya Kota tersebut tidak semua kumpulan pengendara motor yang nongkrong beraktivitas negatif. Ada beberapa yang nongkrong justru sedang berencana kegiatan ataupun hal lainnya.

“Okelah kalau untuk jaga diri atau kekhawatiran, tapi dia posisinya sedang nongkrong. Maka harus dikejar motifnya itu untuk gagah-gagahan, jaga diri atau justru mengintimidasi,” jelasnya. (igi)

 

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.