Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Tiap Tahun Usulkan Anggaran Pemeliharaan Tapi Tak Disetujui

Kondisi Gedung Basket Dinilai Memprihatinkan

18
0
DIKELUHKAN. Gedung olah raga basket di Kelurahan Hegarsari dikeluhkan karena kotor. Gedung basket tersebut rutin digunakan latihan bahkan turnamen.
DIKELUHKAN. Gedung olah raga basket di Kelurahan Hegarsari dikeluhkan karena kotor. Gedung basket tersebut rutin digunakan latihan bahkan turnamen.

BANJAR – Sarana pendukung gedung olahraga basket di Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman dikeluhkan. Toilet rusak, begitu juga dengan pintu dan jendela gedung yang kondisinya sudah banyak yang rusak.

Tak hanya itu, gedung pun kotor, sampah plastik dan bekas botol air mineral berserakan. Kondisi dinding gedung, baik dalam maupun luar kotor.

“Sudah lama kondisinya begini A, tiap latihan sudah biasa bau karena nggak ada toilet,” ujar Fitri, salah seorang siswi ketika latihan basket di gedung tersebut Rabu (9/10).

Katanya, setiap sore gedung basket itu dipakai untuk berlatih. Namun dia menyayangkan kondisinya saat ini. “Berharap segera diperbaiki karena nggak enak aja. Mau berlatih nggak ada tempat lagi,” kata dia.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjar Adeng Hendrawan membenarkan banyak sarana pendukung gedung yang sudah tidak layak.

Namun pihaknya tak bisa berbuat banyak. Usulan anggaran setiap tahun selalu dicoret untuk perbaikan atau pemeliharaan.

“Iya benar kondisinya prihatin, banyak sarana penunjang yang sudah rusak dan tidak layak. Dari tahun 2016 sampai sekarang tidak ada anggaran pemeliharaan. Kita setiap tahun selalu mengusulkan tapi tak pernah disetujui. Terakhir kami mengusulkan anggaran itu Rp 90 juta, tapi tidak disetujui,” kata Adeng saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Ia menjelaskan sarana penunjang yang diusulkan untuk dilakukan perbaikan yakni pengecatan dinding bangunan, penggantian pintu, jendela dan perbaikan toilet.

“Sangat penting untuk latihan. Ini juga digunakan untuk turnamen atau kompetisi siswa dan klub basket. Kondisi memang memprihatinkan, bukan tidak diperhatikan tapi usulan selalu tidak disetujui,” katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banjar Nana Suryana mengungkapkan gedung basket itu memang menjadi lokasi berlatih, baik pemula maupun atlet. Bahkan sering dipake turnamen yang mendatangkan klub dari luar daerah.

“Ya biasa sering dipakai setiap hari untuk latihan, bahkan dipakai untuk turnamen basket. Namun benar, tidak sesempurna yang diharapkan,” kata Nana.

Kepala Bappeda Kota Banjar Agus Nugraha menyarankan Dispora kembali mengusulkan anggaran untuk pemeliharaan gedung basket di APBD murni 2020.

“Iya silakan dicoba lagi sampaikan nota dinas ke wali kota, mudah-mudahan usulan untuk APBD 2020 ini masih bisa diusulkan sekarang,” kata dia.

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjar Gun Gun Gunawan akan mendukung mitra kerjanya itu. “Ya dicoba aja diusulkan nanti kan dibahas, saya mendukung untuk dilakukan perbaikan sarana penunjang yang rusak,” kata dia. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.