Kondisi Guru SDN di Ciamis yang Positif Corona mulai membaik

175
0

CIAMIS – Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) Covid-19 Kabupaten Ciamis dr Bayu Yudiawan menjelaskan kondisi seorang guru SD dan suaminya yang positif Covid-19, kini membaik. Mereka menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Ciamis.

“Kami bersyukur membaik. Semoga bisa cepat sembuh dan bisa beraktivitas kembali,” ujar dr Bayu Yudiawan Senin (7/9).

Baca juga : Anggaran Pilkades Serentak Ciamis Perlu Ditambah, Ini yang Diusulkan Pemkab

Sampai saat ini, kata Bayu, pihaknya telah melaksanakan swab test kepada 26 orang. Pemeriksaan tersebut sebagai langkah menelusuri orang-orang yang kontak dengan pasangan suami-istri itu.

Jumlah orang yang menjalani swab test bisa terus berlanjut. “Bisa saja tracking-nya kita melibatkan banyak. Kalau memang tingkat kontaknya dengan pasien itu tinggi,” ujarnya.

Apakah ada murid dari guru SD itu yang menjalani pemeriksaan swab test? Dokter Bayu menjelaskan sampai saat ini belum melakukan tes kepada anak didik sang guru karena pihaknya melakukan tes kepada orang-orang yang benar-benar ada riwayat kontak. “Jadi kita akan tracking terus,” ucapnya.

Loading...

Sejauh ini pihaknya juga melakukan pengetatan di Kecamatan Sadananya. Termasuk menutup empat wisata dan tidak ada lagi pembelajaran guru keliling (guling) dan daring. “Intinya kami imbau tingkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang Guru SD di Kabupaten Ciamis terkonfirmasi positif terinveksi virus corona. Hal itu dikatakan Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) Covid-19 Kabupaten Ciamis dr Bayu Yudiawan.

Menurutnya, guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu usai suaminya menjalani pemeriksaan penyakit jantung.

Sang istri, kata dr Bayu, selalu mengantar suaminya ke Jakarta untuk berobat ke rumah sakit di Jakarta.

Tetapi setelah pulang dari Jakarta, ternyata guru tersebut mengalami gejala yang mengarah ke Covid-19.

Sejak itu yang bersangkutan menyadari mempunyai gejala yang mengarah corona. Lantas guru itu memeriksakan diri ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis. Dia melakukan rapid test dan hasilnya reaktif.

Menindaklanjuti hasil rapid test yang reaktif tersebut, pihak rumah sakit langsung melakukan swab test dan hasilnya juga positif Covid-19.

Baca juga : Program Padat Karya Kementrian PUPR Majukan Ekonomi Warga Ciamis

“Nah setelah dinyatakan positif Covid-19 guru tersebut diisolasi di rumah sakit,” paparnya.

Bayu menambahkan, Pusat Informasi dan Konfirmasi (PIK) Covid 19 melakukan kontak tracking ke lapangan. Pihaknya memeriksa beberapa guru. Mereka menjalani swab test. Hasilnya belum keluar. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.