Kondisi Korban Ratu Paksi Jadi Prioritas

259
0
RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA BELUM SELESAI. Massa tetap menggelar aksi unjuk rasa terhadap Ratu Paksi, kemarin (26/12). Meskipun sebelumnya Mujahid Tasikmalaya Menggugat (MTM) sepakat untuk membatalkan aksi.

TASIK – Satpam Ratu Paksi, IA (28) yang dilaporkan telah melakukan pelecehan terhadap seorang anak belum termonitor Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tasikmalaya karenakondisi psikologis korban yang lebih diprioritaskan.
Hal itu diungkapkan Kasi Perlindungan Perempuan dan Anak P2TP2A Kota Tasikmalaya Tety Rositawaty mengaku belum memonitor kondisi IA. Hal itu karena saat ini pihaknya fokus menangani psikologis korban. “Kita kan sudah hadirkan psikolog untuk mendampinginya,” ujarnya saat dihubungi Radar, kemarin (29/12).
Di samping itu, pihaknya pun belum mendapat laporan terkait kondisi IA, sehingga belum melakukan pendampingan. Namun ke depannya, jika memang diperlukan pihaknya akan melakukan pendampingan terhadap satpam wanita tersebut.
Terkait kondisi korban saat ini sudah lebih membaik dan memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan teman-temannya. Tetapi, pergerakan korban ke luar masih dibatasi karena dikhawatirkan kondisinya kembali drop. “Alhamdulillah kondisinya berkembang baik,” terangnya.
Terpisah, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Tasikmalaya Eki S Baehaqi mengaku khawatir dengan kondisi anak IA yang ditinggalkan di rumahnya.
Dia pun mendatangi rumahnya untuk memastikan kondisinya.
“Ternyata anaknya sudah tidak disusui oleh ibunya, tapi dengan susu formula,” tandasnya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.