Kondisi Pasien PDP Corona di Kota Banjar Membaik

1402
0
DIRAWAT. Warga Kabupaten Ciamis dengan status PDP corona yang dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Banjar kondisinya membaik, Minggu (15/3).
DIRAWAT. Warga Kabupaten Ciamis dengan status PDP corona yang dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Banjar kondisinya membaik, Minggu (15/3).

BANJAR – Kondisi warga Kabupaten Ciamis yang dirawat di RSUD Kota Banjar dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) karena gejala sakitnya seperti terserang virus corona mulai membaik, Minggu (15/3).

Direktur RSUD Kota Banjar drg Eka Lina Liandari MMRS melalui Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Banjar Purkon SKep Ners MMKes MHKes mengatakan, sampai saat ini tidak ada suspect corona. Namun, warga Ciamis yang dirawat itu menunjukkan gejala menyerupai, sehingga statusnya hanya pasien dalam pengawasan (PDP).

“Kita tidak ingin ada kekhawatiran yang meluas di masyarakat Kota Banjar, Bu Direktur RSUD juga sudah menyatakan ini bukan suspect corona (dugaan terjangkit virus Covid-19, Red), tapi pasien dalam pengawasan,” ujarnya, kemarin.

Baca Juga : Semua Tingkatan Sekolah di Kota Banjar Diliburkan Dua Minggu

Jelas dia, pasien asal Kabupaten Ciamis datang ke ruang UGD RSUD Kota Banjar pada Kamis (12/3) sekitar pukul 20.00 WIB. Pasien datang karena mengeluh demam, batuk dan sesak napas. Pihak rumah sakit kemudian melakukan penanganan medis dan menempatkan pasien tersebut di ruang isolasi khusus.

“Pada Jumat pagi kondisi pasien mulai membaik, hasil rontgen ada bercak putih di bagian paru-parunya. Kami sudah melakukan pemeriksaan darah, tapi hasilnya belum dikirimkan ke provinsi,” katanya.

“Saat ini (kemarin) masih berada di ruang isolasi khusus dan kondisinya mulai membaik, tapi tetap masih dalam pengawasan,” ujarnya, menambahkan.

Loading...

Sebagai antisipasi, lanjut dia, para petugas medis yang menangani pasien tersebut diberikan alat pelindung diri sesuai standar sebagai bentuk antisipasi, walaupun pasien tersebut statusnya bukan suspect, melainkan PDP.

Lanjut dia, penanganan status PDP di ruang isolasi khusus belum bisa dipastikan sampai kapan. Karena, sampai saat ini pihaknya masih melakukan sejumlah penanganan medis untuk memulihkan kondisi kesehatan pasien.

“Riwayat pasien ini sementara belum bisa kami sampaikan karena kami masih fokus penangan kesehatannya,” ujarnya. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.