KONI Kumpulkan Pengurus Cabor

154
0
TANYA JAWAB. Pengurus KONI Kabupaten Garut mendengarkan pertanyaan dari salah satu pengurus cabor dalam pertemuan di Aula Kampus Sekolah Tinggi Teknik Garut (STTG) Senin (14/5).
Loading...

TAROGONG KIDUL – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut mengumumkan hasil tes kebugaran atlet pada Senin (14/5). Tes kebugaran itu dilaksanakan pada 30 April sampai 2 Mei 2018, di Lapang Kampus Universitas Garut.

“Dari hasil rangkaian tes fisik, baru 70 persen yang sudah memenuhi standar. Sisanya masih butuh persiapan yang cukup,” ujar Ketua Pelaksana Tes Fisik Asep Angga Permadi MPd dalam rilis yang diterima Rakyat Garut, Kamis (17/5).

Dia menuturkan hasil tes fisik yang diumumkan di hadapan para pelatih dan ketua cabang olahraga (cabor) itu belum final. Masih ada tes kedua yang akan dilaksanakan pada September mendatang.

“Tes fisik ini marupakan salah satu unsur yang jadi pertimbangan dalam menentukan kesiapan para atlet,” tuturnya.

Ketua KONI Kabupaten Garut Dr Ir Abdusy Syakur Amin MEng mengungkapkan dari hasil tes fisik, diketahui ada beberapa atlet yang sudah cukup baik. Tapi, beberapa juga ada yang perlu peningkatan lebih lanjut.

Loading...

“Mudah-mudahan pada waktu pelaksanaannya (Porda 2018, Red) nanti, kondisi fisik para atlet sudah stabil,” ungkapnya.

Syakur meminta seluruh cabor secepatnya membentuk tim untuk melakukan verifikasi atlet yang akan diberangkatkan ke Porda Jawa Barat. Termasuk Jadwal dan tempat latihan.

Hasil verifikasi itu selanjutnya akan dilaporkan kepada Pjs Bupati Garut Koesmayadi Tatang Padmadinata. Selanjutnya, data itu akan dituangkan dalam SK Bupati tentang kontingen Kabupaten Garut.

“Karena tidak semua atlit dan cabor diberangkatkan. Maka, kami seleksi atlit dulu. Yang kami berangkatkan itu hanya yang berpeluang mendapatkan medali emas dan juara,” terangnya.

Dalam pertemuan dengan para pelatih dan ketua cabor itu, Syakur juga mengumumkan bahwa KONI telah melakukan pertemuan dadakan bersama Pjs Bupati, Plt Sekda Kabupaten Garut, para pengusaha, pimpinan BUMD/BUMN, serta Pimpinan SKPD.

Hasilnya, pemerintah daerah akan menganggarkan biaya untuk keikutsertaan kontingen Garut di Porda Jawa Barat. Perusahaan BUMN dan BUMD yang ada di Kabupaten Garut juga siap patungan membantu anggaran Porda tersebut.

“Waktu itu, IPI (Institut Pendidikan Indonesia) siap menyumbang Rp 10 juta dan STTG Rp 7,5 Juta. Kalau pemerintah tidak menyebutkan jumlahnya, tapi akan dimasukan pada anggaran perubahan nanti,” paparnya. (yna/*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.